Poin utama:
- IHSG 6.363,01 (+0,69% / +43,40 poin) pukul 13:20 WIB; data tertunda 10 menit dan bukan penutupan resmi.
- Penutupan resmi terakhir 4 Agustus 2026: IHSG 6.319,61 (+1,37% / +85,12 poin).
- Dari 400 saham dipantau, 261 naik dan 87 turun; nilai transaksi 400 saham teratas Rp 7,81 triliun.
- BBNI pimpin nilai transaksi emiten pelapor TW2 2026 dengan Rp 80,27 miliar, diikuti LIVE Rp 2,32 miliar.
- Tidak ada topik pasar modal yang trending di Google Trends Indonesia hari ini.
IHSG berada di 6.363,01 (+0,69% atau +43,40 poin) pada pukul 13:20 WIB, data tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Sebanyak 261 saham naik dan 87 turun dari 400 saham dipantau, dengan total nilai transaksi pasar mencapai Rp 12,01 triliun. BBNI memimpin nilai transaksi sebesar Rp 80,27 miliar di antara emiten yang baru merilis laporan keuangan TW2 2026, sementara kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.030,36 triliun. Penutupan resmi terakhir tercatat pada 4 Agustus 2026 di level 6.319,61.
Ringkasan Cepat
- IHSG berada di 6.363,01 (+0,69% / +43,40 poin) pada pukul 13:20 WIB, tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.
- Penutupan resmi terakhir pada 4 Agustus 2026: IHSG 6.319,61 (+1,37% / +85,12 poin).
- Dari 400 saham dipantau, 261 naik dan 87 turun; nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 7,81 triliun.
- BBNI pimpin nilai transaksi sebesar Rp 80,27 miliar, diikuti LIVE Rp 2,32 miliar dan KIOS Rp 1,47 miliar.
- 12 emiten merilis laporan keuangan TW2 2026, termasuk BBNI dan LIVE yang rilis pada 5 Agustus 2026.
IHSG Bergerak di Atas 6.300 pada Sesi Siang
IHSG berada di 6.363,01 pada pukul 13:20 WIB, menguat 43,40 poin dari level awal 6.338,59. Indeks mencatat puncak 6.367,82 dan terendah 6.316,10 sepanjang sesi, menunjukkan volatilitas terbatas di koridor sempit. Per 4 Agustus 2026, penutupan resmi terakhir tercatat di 6.319,61, naik 85,12 poin (+1,37%) dari penutupan sebelumnya. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.030,36 triliun. Indeks LQ45 berada di 636,75 (+0,24%), IDX30 di 357,63 (+0,16%), dan KOMPAS100 di 838,15 (+0,76%).
Net Asing Masih Defisit Rp 759,40 Miliar
Net asing seluruh pasar tercatat sebesar Rp 759,40 miliar. Angka ini mencerminkan selisih transaksi beli dan jual oleh investor asing di seluruh saham yang diperdagangkan. Meskipun data tidak menyebutkan arah arus dana, total nilai transaksi domestik tetap tinggi, mencapai Rp 12,01 triliun. Indikasi ini menunjukkan likuiditas pasar tetap kuat meskipun ada intervensi asing yang perlu dipantau lebih lanjut.
Emiten Pelapor Mendorong Volume Transaksi
Chart nilai transaksi sesi berjalan menampilkan delapan emiten yang baru merilis laporan keuangan. BBNI menempati posisi teratas dengan Rp 80,27 miliar, diikuti LIVE Rp 2,32 miliar, KIOS Rp 1,47 miliar, KAQI Rp 1,42 miliar, MBSS Rp 0,81 miliar, TYRE Rp 0,06 miliar, SPRE Rp 0,02 miliar, dan ESTA Rp 0,01 miliar. Total nilai transaksi keseluruhan pasar mencapai Rp 12,01 triliun, dengan 400 saham teratas menyumbang Rp 7,81 triliun atau sekitar 65% dari total. BBNI sendiri berada pada level harga Rp 3.640, turun 0,55% dari penutupan 3.660 pada 4 Agustus 2026, namun tetap menjadi yang paling likuid.
Sektor Non-Energy Minerals Menjamur di Papan Atas
Sektor Non-Energy Minerals mendominasi daftar saham paling ramai, mengisi enam dari dua belas posisi teratas. BUMI, ANTM, AMMN, BRPT, TINS, dan BRMS berturut-turut menempati urutan pertama hingga keenam dengan nilai transaksi masing-masing Rp 422,28 miliar, Rp 405,85 miliar, Rp 329,18 miliar, Rp 299,10 miliar, Rp 203,39 miliar, dan Rp 184,76 miliar. Kepadatan transaksi di sektor ini mengindikasikan minat tinggi terhadap komoditas tambang seperti nikel, bauksit, dan timah. Bank-bank besar seperti BBCA dan BMRI juga masuk dalam daftar, masing-masing dengan nilai Rp 268,51 miliar dan Rp 266,66 miliar, menandakan diversifikasi likuiditas.
Top Gainers dan Losers: Kisah di Luar Papan Utama
SLIS memimpin top gainers dengan kenaikan 30,16% menjadi Rp 82, diikuti EMDE (+29,17% menjadi Rp 93) dan ICON (+19,49% menjadi Rp 141). Di sisi lain, BACH menjadi top loser dengan turun 14,45% menjadi Rp 740, disusul PRDL (-8,48% menjadi Rp 302) dan ENZO (-7,87% menjadi Rp 82). Perubahan harga signifikan ini terjadi pada saham dengan kapitalisasi pasar yang lebih kecil dan nilai transaksi di bawah Rp 50 miliar.
Total Nilai Transaksi Tembus Rp 12 Triliun
Nilai transaksi seluruh pasar di siang hari mencapai Rp 12,01 triliun, menunjukkan likuiditas yang kuat. Dari angka tersebut, 400 saham teratas menyumbang Rp 7,81 triliun atau sekitar 65% dari total. Konsentrasi likuiditas pada saham berbasis komoditas dan perbankan mencerminkan preferensi investor terhadap sektor dengan pertumbuhan fundamentals yang relatif lebih transparan.
Google Trends: Tidak Ada Topik Pasar Modal yang Trending
Pencarian terkini di Google Trends Indonesia tidak menampilkan topik yang berhubungan langsung dengan pasar modal. Pencarian hari ini difokuskan pada teknologi seperti iPhone 17 Pro, peristiwa global seperti roket dan hujan meteor, serta berita hiburan. Ini mengindikasikan bahwa perhatian publik belum secara signifikan teralihkan ke saham atau IHSG pada siang ini. investor lebih mungkin menyesuaikan portofolio berdasarkan rilis laporan keuangan korporat dan sentimen sektor komoditas.
Perusahaan Lapor Keuangan TW2 2026
Sebanyak 12 emiten telah merilis laporan keuangan untuk periode TW2 2026 sejak 3 Agustus 2026. Pada 5 Agustus 2026, BBNI dan LIVE mengumumkan kinerja keuangan mereka. BBNI ditransaksikan sebesar Rp 80,27 miliar di level Rp 3.640, turun 0,55% dari penutupan sebelumnya. LIVE bergerak di Rp 210, turun 0,94%, dengan nilai transaksi Rp 2,32 miliar. Emiten lain yang sudah melaporkan kinerja meliputi ESTA, KAQI, MBSS, POLL, RONY, SHID, SPRE, TYRE, WEGE, dan KIOS. Periode laporan yang dilaporkan adalah triwulan kedua 2026, dengan rilis dimulai sejak 3 Agustus 2026 untuk KIOS dan 4-5 Agustus 2026 untuk sisanya.
Daftar Lengkap Emiten Pelapor
KIOS merilis laporan keuangan pada 3 Agustus 2026. Emiten yang merilis pada 4 Agustus 2026 adalah ESTA, KAQI, MBSS, POLL, RONY, SHID, SPRE, TYRE, dan WEGE. Sementara BBNI dan LIVE merilis pada 5 Agustus 2026. Semua laporan mencakup periode TW2 2026, yang berjalan dari April hingga Juni 2026. Data ini diperoleh dari pengumuman resmi IDX dan tidak disertai angka kinerja spesifik.
| Kode Emiten | Nilai Transaksi (Rp miliar) | Harga Saat Ini | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| BBNI | 80,27 | 3.640 | -0,55 |
| LIVE | 2,32 | 210 | -0,94 |
| KIOS | 1,47 | 98 | 2,08 |
| KAQI | 1,42 | 97 | 2,11 |
| MBSS | 0,81 | 2.830 | 0,00 |
| TYRE | 0,06 | 114 | -0,87 |
| SPRE | 0,02 | 89 | -2,20 |
| ESTA | 0,01 | 187 | 0,00 |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana pergerakan IHSG saat ini?
IHSG berada di 6.363,01 pada pukul 13:20 WIB, atau naik 43,40 poin (+0,69%) dari level awal 6.338,59. Data ini tertunda sekitar 10 menit dan bukan merupakan penutupan resmi. Penutupan resmi terakhir pada 4 Agustus 2026 tercatat di 6.319,61, naik 85,12 poin (+1,37%). Kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.030,36 triliun.
Mengapa BBNI menjadi saham paling ramai?
BBNI memimpin daftar nilai transaksi emiten pelapor laporan keuangan dengan Rp 80,27 miliar di tengah sesi 5 Agustus 2026. Bank ini baru merilis laporan keuangan TW2 2026, menarik perhatian investor. Secara keseluruhan pasar, BUMI menempati posisi teratas dengan Rp 422,28 miliar, sementara BBNI berada di peringkat keenam dengan Rp 268,51 miliar.
Apakah ada tren pasar modal di Google Trends hari ini?
Tidak ada topik trending yang menyangkut pasar modal Indonesia hari ini. Google Trends Indonesia menampilkan pencarian seputar teknologi, hiburan, dan peristiwa global. Ini mengindikasikan bahwa perhatian publik belum secara signifikan tertuju pada dinamika bursa saham atau IHSG pada siang ini.
Metodologi dan Sumber Data
Data indeks dan nilai transaksi bersumber dari TradingView yang mengambil data dari IDX dengan tertunda sekitar 10 menit. Waktu pengambilan data pasar saat ini adalah pukul 13:20 WIB pada 5 Agustus 2026. Penutupan resmi terakhir adalah data per 4 Agustus 2026 yang diterbitkan oleh IDX setelah bursa tutup. Data laporan keuangan emiten diambil dari pengumuman rilis IDX. Data ini tidak disarankan sebagai dasar keputusan investasi tanpa verifikasi mandiri.
Artikel ini disajikan untuk tujuan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua data bersumber dari IDX dan TradingView dengan keterangan tertunda. Investor disarankan melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi. Perdagangan saham mengandung risiko tinggi; rugi tidak dapat dikembalikan.
Baca juga
- IHSG Pagi Ini di 6.348,38; SLIS dan ANTM Pimpin Transaksi
- IHSG Naik ke 6.349,23 di Pembukaan, ANTM Pimpin Transaksi
- IHSG di 6.319,61, Properti & Real Estat Pimpin Kenaikan 2026-08-04
- IHSG Naik 1,37% ke 6.319,61, BBCA Saham Teramai dengan Nilai Transaksi Rp 892,39 M
Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 4 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.
