IHSG di 6.319,61, Properti & Real Estat Pimpin Kenaikan 2026-08-04

IHSG 6.319,61 Properti Real Estat Pimpin Kenaikan Sektor 2026-08-04 — grafik Kinerja 11 Indeks Sektoral IDX — 2026-08-04, sumber data IDX 4 Agustus 2026

Poin utama:

  • IHSG ditutup di 6.319,61 pada 2026-08-04, naik 85,12 poin atau 1,37 persen dari sesi sebelumnya.
  • Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,01 triliun dari 834 saham aktif dengan 420 saham menguat.
  • Sektor Properti & Real Estat (IDXPROPERT) memimpin kenaikan sektor sebesar 2,72 persen ke level 795,51.
  • Investasi asing mencatat net beli Rp 759,40 miliar di seluruh pasar pada sesi perdagangan terakhir.
  • Kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.030,36 triliun berdasarkan data penutupan resmi 2026-08-04.

IHSG berada di 6.319,61 pada penutupan 2026-08-04, naik 85,12 poin atau 1,37 persen dari sesi sebelumnya. Nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,01 triliun dengan 834 saham aktif, 420 di antaranya menguat. Investasi asing mencatat net beli Rp 759,40 miliar di seluruh pasar.

Ringkasan Cepat

  • IHSG ditutup di 6.319,61 pada 2026-08-04, naik 85,12 poin (+1,37 persen).
  • Nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,01 triliun dari 834 saham aktif.
  • Saham naik 420, saham turun 234, dengan investasi asing net beli Rp 759,40 miliar.
  • Sektor Properti & Real Estat memimpin kenaikan (+2,72 persen), diikuti Barang Baku (+2,17 persen).
  • Kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.030,36 triliun.

Pergerakan IHSG dan Level Teknikal

Rentang Harian dan Penutupan

IHSG bergerak dalam rentang 6.238,40 hingga 6.319,61 pada sesi perdagangan 2026-08-04. Indeks menutup sesi di posisi tertinggi intraday, yaitu 6.319,61, naik 85,12 poin atau 1,37 persen. Level support intraday berada di 6.238,40, sementara resistance intraday bertepatan dengan penutupan di 6.319,61.

Kapitalisasi Pasar

Kapitalisasi pasar saham Indonesia tercatat Rp 11.030,36 triliun berdasarkan data penutupan 2026-08-04. Angka ini mencerminkan total nilai pasar dari seluruh emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kapitalisasi pasar merupakan hasil perkalian harga saham dengan jumlah saham beredar yang diperdagangkan.

Breadth Pasar: Saham Naik vs Turun

Dari 834 saham aktif, sebanyak 420 saham menguat pada 2026-08-04 sementara 234 saham mengalami penurunan. Rasio saham naik terhadap saham turun menunjukkan sentimen beli yang mendominasi pasar. Sisanya merupakan saham yang stagnan atau tidak memiliki perubahan signifikan terhadap harga penutupan.

Rotasi Sektor dan Kinerja Indeks Sektoral

Properti & Real Estat Memimpin Kenaikan

Sektor Properti & Real Estat (IDXPROPERT) menjadi sektor dengan kenaikan terbesar, naik 2,72 persen ke level 795,51. Nilai transaksi sektor ini mencapai Rp 305,66 miliar, menunjukkan aktivitas beli yang cukup tinggi. Pergerakan sektor properti sering kali mencerminkan ekspektasi pasar terhadap pemulihan ekonomi dan kebijakan regulasi terkait sektor riil.

Sektor dengan Transaksi Terbesar

Dari sisi nominal nilai transaksi, sektor Keuangan memimpin dengan Rp 2,68 triliun, diikuti Barang Baku sebesar Rp 2,58 triliun dan Energi Rp 2,28 triliun. Barang Baku (IDXBASIC) mencatat kenaikan 2,17 persen ke level 1.708,62. Energi (IDXENERGY) naik 1,04 persen ke 2.977,50. Ketiga sektor ini bersama-sama menyumbang mayoritas nilai transaksi harian.

Sektor yang Tertekan

Dua sektor mencatat penurunan pada 2026-08-04. Teknologi (IDXTECHNO) melemah tipis 0,07 persen ke 6.877,87 dengan nilai transaksi Rp 176,97 miliar. Konsumen Non-Primer (IDXCYCLIC) turun 0,1 persen ke 950,12 dengan transaksi Rp 1,68 triliun. Kedua sektor ini memiliki bobot besar di IHSG sehingga pergerakan kecil berdampak signifikan terhadap indeks acuan.

Sektor Infrastruktur dan Kesehatan

Sektor Infrastruktur (IDXINFRA) naik 1,03 persen ke 1.794,14 dengan nilai transaksi Rp 892,41 miliar. Kesehatan (IDXHEALTH) mencatat kenaikan 0,91 persen ke 1.477,15 dari transaksi Rp 367,85 miliar. Kedua sektor ini menunjukkan performa positif yang sejalan dengan sektor-sektor defensif lainnya di pasar.

Sektor Industri dan Konsumen Primer

Sektor Industri (IDXINDUST) naik 0,85 persen ke 1.616,86 dengan transaksi Rp 910,73 miliar. Konsumen Primer (IDXNONCYC) menambah 0,78 persen ke 694,59 dari nilai transaksi Rp 865,27 miliar. Kedua sektor ini mencerminkan stabilitas permintaan domestik yang tetap terjaga pada periode perdagangan terakhir.

Transportasi & Logistik

Sektor Transportasi & Logistik (IDXTRANS) naik 1,59 persen ke 1.662,95. Nilai transaksi sektor ini tercatat Rp 80,41 miliar, menjadikannya sektor dengan likuiditas terendah di antara sektor-sektor yang mengalami kenaikan. Pergerakan positif ini sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi yang berdampak pada sektor logistik.

Indeks Acuan Komposit

Selain IHSG, enam indeks acuan lain juga mencatat kenaikan pada 2026-08-04. IDX30, yang mencakup 30 saham kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi, naik 2,02 persen ke 357,08. IDXHIDIV20, indeks yang berfokus pada saham dengan dividen tinggi, naik 1,89 persen ke 438,54. LQ45, kumpulan 45 saham likuid, naik 1,81 persen ke 635,21.

KOMPAS100 menambah 1,66 persen ke 831,81, IDX80 naik 1,64 persen ke 95,14, dan JII naik 1,71 persen ke 378,58. Kenaikan menyeluruh pada indeks-indeks acuan ini menunjukkan sentimen positif pasar modal Indonesia untuk sesi tersebut. Semua indeks acuan bergerak searah dengan IHSG yang juga menguat 1,37 persen.

Analisis Teknikal: Support dan Resistance

Analisis teknikal menggunakan level-level harga historis untuk mengidentifikasi area di mana harga cenderung berhenti turun yang disebut support, atau berhenti naik yang disebut resistance. Pada sesi 2026-08-04, IHSG memiliki support intraday di 6.238,40 dan resistance intraday di 6.319,61. Penutupan tepat di level resistance menunjukkan tekanan beli yang kuat, namun juga mengindikasikan potensi jual di area tersebut pada sesi berikutnya.

Level-level support dan resistance yang disebutkan bersifat intraday, diambil dari high-low sesi terakhir. Angka tersebut bukan proyeksi harga ke depan, melainkan level referensi berdasarkan pergerakan harga pada sesi 2026-08-04 saja. Pembaca disarankan untuk tidak menggunakan level ini sebagai prediksi harga.

Tabel Kinerja Sektor IDX

Sumber: IDX Trading Summary, data penutupan 2026-08-04. Angka perubahan dalam persen.
Sektor Kode Indeks Level Penutupan Perubahan (%) Nilai Transaksi
Properti & Real Estat IDXPROPERT 795,51 +2,72 Rp 305,66 M
Barang Baku IDXBASIC 1.708,62 +2,17 Rp 2,58 T
Transportasi & Logistik IDXTRANS 1.662,95 +1,59 Rp 80,41 M
Energi IDXENERGY 2.977,50 +1,04 Rp 2,28 T
Keuangan IDXFINANCE 1.358,36 +1,03 Rp 2,68 T
Infrastruktur IDXINFRA 1.794,14 +1,03 Rp 892,41 M
Kesehatan IDXHEALTH 1.477,15 +0,91 Rp 367,85 M
Industri IDXINDUST 1.616,86 +0,85 Rp 910,73 M
Konsumen Primer IDXNONCYC 694,59 +0,78 Rp 865,27 M
Teknologi IDXTECHNO 6.877,87 -0,07 Rp 176,97 M
Konsumen Non-Primer IDXCYCLIC 950,12 -0,10 Rp 1,68 T

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu IHSG dan bagaimana cara menghitungnya?

IHSG adalah Indeks Harga Saham Gabungan, acuan utama pasar modal Indonesia yang menghitung rata-rata tertimbang harga dari seluruh saham terdaftar berdasarkan kapitalisasi pasar. Pada 2026-08-04, IHSG ditutup di 6.319,61, naik 85,12 poin atau 1,37 persen, dengan kapitalisasi pasar Rp 11.030,36 triliun.

Apa arti perubahan persentase sektor Properti & Real Estat sebesar 2,72 persen?

Angka 2,72 persen menunjukkan bahwa indeks sektor Properti & Real Estat (IDXPROPERT) naik ke level 795,51 pada sesi 2026-08-04. Perubahan persentase mengukur pergerakan relatif indeks sektor dibandingkan posisi penutupan sebelumnya, bukan return absolut yang diterima investor. Nilai transaksi sektor ini tercatat Rp 305,66 miliar.

Mengapa nilai transaksi harian penting untuk dianalisis?

Nilai transaksi harian mencerminkan likuiditas dan kepercayaan pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi. Pada 2026-08-04, total nilai transaksi mencapai Rp 12,01 triliun dari 834 saham aktif, dengan 420 saham menguat dan 234 melemah. Sektor Keuangan memimpin nominal transaksi di Rp 2,68 triliun, diikuti Barang Baku Rp 2,58 triliun.

Metodologi dan Sumber Data

Data dalam artikel ini berasal dari IDX (Bursa Efek Indonesia), mencakup Trading Summary dan Index Summary untuk penutupan perdagangan 2026-08-04. Angka penutupan IHSG dan indeks sektor bersifat final berdasarkan data resmi IDX. Kapitalisasi pasar dihitung berdasarkan harga penutupan dikalikan jumlah saham beredar. Level support dan resistance yang disebutkan bersifat intraday, diambil dari high-low sesi terakhir, bukan proyeksi harga. Data nilai transaksi menggunakan nilai nominal dalam rupiah. Tidak ada nama bandar atau sekuritas tertentu yang disebut dalam artikel ini karena IDX tidak merilis data tersebut.

Disclaimer Risiko: Artikel ini bersifat informasi dan analisis pasar modal. Data yang disajikan berasal dari IDX dan tidak merupakan saran investasi, rekomendasi beli, atau jual. Pasar modal memiliki risiko kerugian yang dapat melebihi modal yang diinvestasikan. Pembaca disarankan untuk melakukan analisis mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 4 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.