Poin utama:
- IHSG ditutup melemah 1,13% ke 6.301,77 dengan kapitalisasi pasar Rp 11.050,48 triliun pada 13 Agustus 2026.
- Net sell asing di seluruh pasar mencapai Rp 1,37 triliun, dengan TPIA memimpin net sell Rp 182,19 miliar.
- BBCA mencatat net buy asing terbesar, Rp 129,82 miliar, disusul BBRI Rp 38,34 miliar dan BBNI Rp 30,95 miliar.
- CUAN menjadi saham teramai dengan nilai transaksi Rp 1,30 triliun meski harga turun 3,45%.
- Dari 832 saham aktif, 474 melemah dan 186 naik; total nilai transaksi Rp 12,43 triliun.
IHSG ditutup melemah 1,13% ke level 6.301,77 pada perdagangan Rabu, 13 Agustus 2026, di tengah net sell asing di seluruh pasar senilai Rp 1,37 triliun. BBCA mencatat net buy asing terbesar, Rp 129,82 miliar, dan memimpin daftar beli asing hari ini.
Ringkasan Cepat
- IHSG ditutup di 6.301,77 pada 13 Agustus 2026, turun 72,08 poin atau 1,13%, dengan kapitalisasi pasar Rp 11.050,48 triliun.
- Net sell asing di seluruh pasar mencapai Rp 1,37 triliun; 474 saham melemah berbanding 186 saham naik dari 832 saham aktif.
- BBCA mencatat net buy asing terbesar, Rp 129,82 miliar, disusul BBRI Rp 38,34 miliar dan BBNI Rp 30,95 miliar.
- CUAN menjadi saham teramai dengan nilai transaksi Rp 1,30 triliun meski harga turun 3,45%.
- Total nilai transaksi hari ini Rp 12,43 triliun.
Siapa yang Digunakan Asing Saat IHSG Melemah?
Net buy asing, yakni selisih pembelian dan penjualan oleh investor asing, terkonsentrasi pada bank besar. BBCA memimpin dengan net buy Rp 129,82 miliar, diikuti BBRI Rp 38,34 miliar dan BBNI Rp 30,95 miliar. Ketiga bank mencetak net buy meski IHSG ditutup merah.
Daftar 10 Net Buy Asing Terbesar
Di luar perbankan, GGRM mencatat net buy Rp 9,10 miliar, EMAS Rp 7,45 miliar, dan ERAA Rp 5,80 miliar. KOTA mencatat net buy Rp 5,67 miliar, SRTG Rp 4,15 miliar, BBTN Rp 3,22 miliar, serta PSAB Rp 2,62 miliar. Delapan nama teratas tergambar pada grafik aliran dana asing hari ini.
Net buy asing per emiten adalah selisih pembelian dan penjualan investor asing yang dirilis bursa melalui Stock Summary. Angka ini hanya mencerminkan arah agregat dana asing per saham, bukan identitas pihak yang bertransaksi.
Konsentrasi net buy asing pada BBCA, BBRI, dan BBNI menunjukkan preferensi asing ke saham perbankan berkapitalisasi besar. Preferensi ini berlawanan arah dengan net sell agregat, sehingga hanya menahan sebagian pelemahan indeks.
| Kode | Nama Emiten | Net Buy Asing | Perubahan Harga |
|---|---|---|---|
| BBCA | Bank Central Asia Tbk. | Rp 129,82 miliar | 0,39% |
| BBRI | Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. | Rp 38,34 miliar | -0,64% |
| BBNI | Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. | Rp 30,95 miliar | 0,84% |
| GGRM | Gudang Garam Tbk. | Rp 9,10 miliar | 2,30% |
| EMAS | Merdeka Gold Resources Tbk. | Rp 7,45 miliar | -0,98% |
| ERAA | Erajaya Swasembada Tbk. | Rp 5,80 miliar | 0,00% |
| KOTA | DMS Propertindo Tbk. | Rp 5,67 miliar | 1,67% |
| SRTG | Saratoga Investama Sedaya Tbk. | Rp 4,15 miliar | -0,27% |
| BBTN | Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. | Rp 3,22 miliar | 0,83% |
| PSAB | J Resources Asia Pasifik Tbk. | Rp 2,62 miliar | -1,39% |
Ke Mana Asing Menjual Sahamnya?
Net sell asing di seluruh pasar mencapai Rp 1,37 triliun pada 13 Agustus 2026, menunjukkan dominasi tekanan jual asing. Net sell terjadi ketika total penjualan investor asing melebihi pembeliannya dalam sehari. Selisih ini menekan IHSG ke zona merah.
10 Penjualan Asing Terbesar
TPIA memimpin net sell dengan Rp 182,19 miliar, disusul PTRO Rp 116,15 miliar dan BRPT Rp 115,44 miliar. DSSA mencatat net sell Rp 113,79 miliar, ASII Rp 94,17 miliar, dan CUAN Rp 77,49 miliar meski CUAN menjadi saham teramai.
Selanjutnya, BUMI mencatat net sell Rp 64,26 miliar, BRMS Rp 59,35 miliar, DEWA Rp 50,55 miliar, serta ENRG Rp 48,55 miliar. Seluruh emiten dalam daftar ini menutup perdagangan di zona merah.
Pelemahan kelompok energi sejalan dengan net sell asing di TPIA, PTRO, BRPT, dan DSSA. Namun CUAN yang juga dari sektor energi justru menjadi saham teramai, menunjukkan perdagangan intensif di tengah tekanan harga.
Saham Apa yang Paling Ramai Diperdagangkan?
Nilai transaksi adalah total rupiah yang berpindah tangan pada sebuah saham dalam sehari, gabungan pembeli dan penjual. Angka tinggi menunjukkan likuiditas, bukan arah atau kekuatan harga. CUAN memimpin dengan nilai transaksi Rp 1,30 triliun meski harganya turun 3,45%.
10 Saham Teramai
TPIA mencatat nilai transaksi Rp 687,87 miliar, DSSA Rp 649,58 miliar, dan BBCA Rp 526,91 miliar. BBRI menyusul dengan Rp 512,31 miliar, BMRI Rp 447,18 miliar, serta PTRO Rp 435,45 miliar.
ENRG mencatat nilai transaksi Rp 433,01 miliar, BRPT Rp 402,85 miliar, dan BUMI Rp 395,66 miliar. Mayoritas saham teramai justru ditutup melemah, sejalan dengan net sell asing di kelompok energi.
| Kode | Nama Emiten | Nilai Transaksi | Perubahan Harga |
|---|---|---|---|
| CUAN | Petrindo Jaya Kreasi Tbk. | Rp 1,30 triliun | -3,45% |
| TPIA | Chandra Asri Pacific Tbk. | Rp 687,87 miliar | -4,63% |
| DSSA | Dian Swastatika Sentosa Tbk | Rp 649,58 miliar | -1,00% |
| BBCA | Bank Central Asia Tbk. | Rp 526,91 miliar | 0,39% |
| BBRI | Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. | Rp 512,31 miliar | -0,64% |
| BMRI | Bank Mandiri (Persero) Tbk. | Rp 447,18 miliar | 0,00% |
| PTRO | Petrosea Tbk. | Rp 435,45 miliar | -5,45% |
| ENRG | Energi Mega Persada Tbk. | Rp 433,01 miliar | -4,17% |
| BRPT | Barito Pacific Tbk. | Rp 402,85 miliar | -4,36% |
| BUMI | Bumi Resources Tbk. | Rp 395,66 miliar | -3,78% |
Bagaimana Pergerakan IHSG Hari Ini?
IHSG adalah indeks harga saham gabungan yang menghitung rata-rata pergerakan seluruh saham di BEI berbobot kapitalisasi. Indeks ditutup di 6.301,77, turun 72,08 poin atau 1,13%, dengan kapitalisasi pasar Rp 11.050,48 triliun.
Kondisi Breadth Pasar
Indeks bergerak dalam rentang 6.281,57 hingga 6.390,33 sebelum berakhir di zona merah. Dari 832 saham aktif, 474 saham melemah dan hanya 186 saham naik, mencerminkan pelebaran tekanan jual.
Total nilai transaksi mencapai Rp 12,43 triliun, menunjukkan likuiditas tetap tinggi meski indeks tertekan. Penurunan IHSG hari ini berarti nilai pasar secara agregat susut dibanding penutupan sebelumnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu net buy asing dan mengapa penting?
Net buy asing adalah selisih antara pembelian dan penjualan saham oleh investor asing dalam sehari. Pada 13 Agustus 2026, asing mencatat net sell Rp 1,37 triliun di seluruh pasar, menandakan tekanan jual. Namun BBCA masih mencatat net buy Rp 129,82 miliar, mencerminkan pilihan selektif.
Emiten apa yang paling ramai diperdagangkan hari ini?
CUAN (Petrindo Jaya Kreasi) menjadi saham teramai dengan nilai transaksi Rp 1,30 triliun pada 13 Agustus 2026, meski harganya turun 3,45%. Di bawahnya, TPIA mencatat nilai transaksi Rp 687,87 miliar dan DSSA Rp 649,58 miliar. Nilai transaksi tinggi mencerminkan likuiditas, bukan arah harga.
Kenapa IHSG melemah meski beberapa bank besar net buy asing?
IHSG ditutup melemah 1,13% ke 6.301,77 karena net sell asing di seluruh pasar mencapai Rp 1,37 triliun, lebih besar dari net buy perbankan. Dari 832 saham aktif, 474 melemah dan hanya 186 naik. Pelemahan indeks mencerminkan dominasi tekanan jual di saham non-perbankan.
Metodologi dan Sumber Data
Data dalam artikel ini diambil dari ringkasan perdagangan Bursa Efek Indonesia untuk penutupan 13 Agustus 2026. Sumber meliputi Index Summary untuk IHSG serta Trading Summary dan Stock Summary untuk nilai transaksi, pergerakan harga, dan aliran dana asing per emiten.
Angka net buy dan net sell asing adalah total asing per emiten sebagaimana dirilis bursa. Bursa tidak merilis identitas broker atau pihak per emiten, sehingga artikel ini tidak menyebut nama sekuritas tertentu. Data bersifat penutupan resmi per 13 Agustus 2026 dan bukan rekomendasi transaksi.
Investasi saham mengandung risiko kerugian, termasuk kehilangan seluruh modal, karena harga dipengaruhi kondisi pasar yang tidak pasti. Data di atas adalah catatan perdagangan 13 Agustus 2026 dan bukan ajakan membeli atau menjual. Pembaca bertanggung jawab penuh atas keputusan investasinya dan disarankan berkonsultasi dengan penasihat keuangan berizin.
Baca juga
- FILM Tertekan 8,33%, IHSG Melemah ke 6.293,03 Sesi Kedua
- PBSA dan BEER Melonjak di Sesi Pagi, IHSG Melemah ke 6.302,13
- CUAN Pimpin Nilai Transaksi Pembukaan, IHSG Melemah 0,44% ke 6.345,74
- Infrastruktur dan Energi Pimpin Kenaikan, IHSG Naik 1,69% ke 6.373,85
Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 13 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.
