SAPX Anjlok -12,02% dan FORU -11,94%, IHSG 6.462,43 (+0,40%)

Pelemahan SAPX dan FORU di Sesi Kedua 17 September 2026 — grafik Pelemahan Terdalam Sesi Berjalan — 17/09 17:20 WIB, sumber data IDX 17 September 2026

Poin utama:

  • IHSG naik 25,58 poin ke 6.462,43 (+0,40%) pada 17 September 2026 pukul 17:20 WIB.
  • Total nilai transaksi seluruh pasar tercatat Rp 12,05 triliun.
  • SAPX anjlok -12,02% ke Rp 322 dan menjadi saham tertekan paling dalam di sesi kedua.
  • FORU turun -11,94% ke Rp 3.540, diikuti BBSS, DPUM, dan TRIN yang melemah lebih dari 5%.
  • Dari 831 saham aktif, 407 naik dan 255 turun; net asing tercatat Rp 165,88 miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah 25,58 poin ke 6.462,43 atau naik 0,40% pada pukul 17:20 WIB, menurut data TradingView yang tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Dari 831 saham aktif, 407 naik dan 255 turun, dengan nilai transaksi tercatat Rp 12,05 triliun.

Ringkasan Cepat

  • IHSG ditutup di 6.462,43 poin pada 17 September 2026, naik 25,58 poin (+0,40%).
  • Nilai transaksi seluruh pasar tercatat Rp 12,05 triliun pada sesi 17 September 2026.
  • Dari 831 saham aktif, 407 naik dan 255 turun.
  • SAPX tertekan paling dalam di sesi kedua, anjlok -12,02% ke Rp 322.
  • Net asing seluruh pasar tercatat Rp 165,88 miliar.

Saham Paling Tertekan di Sesi Kedua

SAPX (PT Satria Antaran Prima Tbk) memimpin penurunan dengan -12,02% ke harga Rp 322 dan nilai transaksi Rp 13,05 miliar. Diikuti FORU (PT Fortune Indonesia, Tbk) yang turun -11,94% ke Rp 3.540, dengan nilai transaksi Rp 18,12 miliar.

Kedua saham itu berada di sektor Transportation dan Commercial Services. Pelemahan diikuti BBSS (-6,98%), DPUM (-6,29%), dan TRIN (-6,01%).

Daftar delapan saham tertekan mencakup HEXA, HOKI, dan MUTU yang melemah lebih dari 5%. Tidak ada pernyataan resmi dari emiten atau IDX mengenai alasan penurunan.

IHSG Bertahan di 6.462,40 Area Stabil

IHSG bergerak dalam kisaran harian 6.418,13-6.500,41 poin dan dibuka di 6.455,03 poin. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.273,79 triliun pada penutupan resmi 17 September 2026.

Indeks pendamping LQ45 naik 1,42 poin ke 648,38 (+0,22%) dan IDX30 naik 1,29 poin ke 360,18 (+0,36%). KOMPAS100 juga menguat 2,27 poin ke 852,23 (+0,27%).

Pergerakan Sektor dan Nilai Transaksi

Non-Energy Minerals mendominasi nilai transaksi, dengan BUMI di posisi paling ramai sebesar Rp 625,36 miliar. Kemudian AMMN di Rp 595,73 miliar, meskipun harganya turun -4,85%.

Finance juga ramai: BMRI, CUAN, BBRI, dan BBCA total nilainya lebih dari Rp 1,9 triliun. Saham terlaris adalah SINI yang melonjak 16,06% ke Rp 16.800 dengan nilai transaksi Rp 348,66 miliar.

Sektor Process Industries menampilkan TEBE (+18,73%) dan PACK (+9,82%), sementara Consumer Services diwakili FILM (+16,18%). Net asing seluruh pasar tercatat Rp 165,88 miliar.

Pencarian Pasar Modal di Google Trends

Pada 17 September 2026, tidak ada topik trending yang menyangkut pasar modal di Google Trends Indonesia. Pencarian terpopuler hari ini adalah “tentara nasional indonesia”, “cinta seluas samudra sctv”, dan “vasektomi”.

Top Gainer dan Likuiditas Pasar

AYLS memimpin kenaikan harian dengan +34,69% ke Rp 198, diikuti ASPI (+24,51%) dan ALKA (+18,88%). Meskipun persentase naik tinggi, nilai transaksi AYLS tercatat hanya Rp 20,58 miliar.

SINI melonjak 16,06% ke Rp 16.800 dengan nilai transaksi Rp 348,66 miliar, menjadikannya salah satu saham paling likuid di kategori top gainer.

Tabel 1. Delapan saham dengan pelemahan terbesar di sesi kedua, 17 September 2026 pukul 17:20 WIB. Sumber: IDX via TradingView (tertunda ~10 menit).
Kode Nama Harga (Rp) Perubahan (%) Nilai Transaksi
SAPX PT Satria Antaran Prima Tbk 322 -12,02 Rp 13,05 miliar
FORU PT Fortune Indonesia, Tbk 3.540 -11,94 Rp 18,12 miliar
BBSS PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk 80 -6,98 Rp 11,27 miliar
DPUM PT Dua Putra Utama Makmur Tbk 149 -6,29 Rp 11,09 miliar
TRIN PT Perintis Triniti Properti Tbk 344 -6,01 Rp 16,64 miliar
HEXA PT Hexindo Adiperkasa Tbk 4.140 -5,91 Rp 16,45 miliar
HOKI PT Buyung Poetra Sembada Tbk 50 -5,66 Rp 5,16 miliar
MUTU PT Mutuagung Lestari Tbk 132 -5,04 Rp 5,80 miliar

Pola neraca penjual-pembeli saham tertekan menunjukkan aktivitas dominan penjual di SAPX dan FORU. Keduanya adalah saham dengan nilai transaksi di atas Rp 13 miliar, sehingga sentihan jualan cukup berdampak pada harga.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa SAPX dan FORU anjlok di sesi kedua?

SAPX turun -12,02% ke Rp 322 dengan nilai transaksi Rp 13,05 miliar, sementara FORU melemah -11,94% ke Rp 3.540 sebesar Rp 18,12 miliar. Penurunan terjadi di sektor Transportation dan Commercial Services tanpa kandidat jelas karena IDX tidak merilis data alasan teknikal per saham.

Apakah penguatan IHSG 0,40% terlihat di seluruh sektor?

Tidak. Dari 400 saham paling likuid, 240 naik dan 114 turun. Pelemahan di saham spesifik seperti AMMN (-4,85%) bertemu penguatan di BMRI (+2,11%) dan CUAN (+5,00%), sehingga indeks composite mampu naik 25,58 poin ke 6.462,43 walau banyak saham turun.

Berapa batas waktu data yang ditampilkan?

Data angka intraday diambil pada pukul 17:20 WIB dengan tertunda sekitar 10 menit, bukan penutupan resmi. Data penutupan resmi terakhir adalah 17 September 2026. Nilai transaksi total tercatat Rp 12,05 triliun dan net asing Rp 165,88 miliar.

Metodologi dan Sumber Data

Sumber data adalah IDX melalui laporan Trading Summary, Index Summary, dan daftar saham teramai/tertekan untuk sesi perdagangan 17 September 2026. Angka intraday (pukul 17:20 WIB) diambil dari TradingView dan tertunda sekitar 10 menit, sehingga bukan angka penutupan resmi. Batasan data meliputi: tidak ada alasan pencoretan per saham, tidak ada estimasi laba, dan tidak ada rekomendasi investasi.

Disclaimer: Artikel ini hanya berisi informasi pasar modal. Seluruh angka adalah snapshot kondisi pasar pada 17 September 2026 pukul 17:20 WIB (tertunda ~10 menit) dan bukan ajakan membeli maupun menjual saham. Investor harus melakukan riset mandiri atau konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 17 September 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


One thought on “SAPX Anjlok -12,02% dan FORU -11,94%, IHSG 6.462,43 (+0,40%)”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.
✕