BACH Anjlok 14,86%, Pimpin Saham Tertekan di Sesi II IHSG

Pelemahan Terdalam Sesi II: BACH -14,86% dan IHSG 6.342,97 — grafik Pelemahan Terdalam Sesi Berjalan — 06/08 15:20 WIB, sumber data IDX 5 Agustus 2026

Poin utama:

  • IHSG berada di 6.342,97 (-0,13%) pada 15:20 WIB, data tertunda sekitar 10 menit, bukan penutupan resmi.
  • BACH anjlok 14,86% ke Rp 630, pelemahan terdalam di sesi kedua.
  • Dari 400 saham dipantau, 145 naik dan 194 turun; nilai transaksi 400 teratas Rp 14,90 triliun.
  • Investor asing mencatat net sell Rp 174,02 miliar di seluruh pasar.
  • DSSA memimpin nilai transaksi dengan Rp 1,04 triliun pada sesi berjalan.

Saham BACH memimpin pelemahan sesi kedua dengan anjlok 14,86% ke Rp 630 pada 15:20 WIB, ketika IHSG berada di 6.342,97 atau melemah 0,13% (-8,17 poin) menurut data tertunda sekitar 10 menit. Angka itu bukan penutupan resmi; penutupan terakhir IDX pada 5 Agustus 2026 adalah 6.351,14.

Ringkasan Cepat

  • IHSG berada di 6.342,97 (-0,13% atau -8,17 poin) pada 15:20 WIB, bersumber dari data tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.
  • Saham BACH anjlok 14,86% ke Rp 630, mencatat pelemahan terdalam di sesi kedua.
  • Dari 400 saham yang dipantau, 145 naik dan 194 melemah; nilai transaksi 400 teratas mencapai Rp 14,90 triliun.
  • Investor asing mencatat net sell Rp 174,02 miliar di seluruh pasar pada sesi berjalan.
  • Secara keseluruhan, 833 saham tercatat aktif dengan 422 naik dan 223 turun; total nilai transaksi Rp 13,95 triliun.

IHSG Melemah di Sesi Kedua, Belum Cerminkan Penutupan Resmi

IHSG berada di 6.342,97 pada 15:20 WIB, turun 0,13% atau 8,17 poin dari level pembukaan 6.379,92. Angka bersumber dari data tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.

Di Mana Posisi IHSG dalam Rentang Hari Ini?

Sepanjang sesi berjalan, IHSG bergerak dalam rentang 6.324,06 hingga 6.388,20. Level penutupan terakhir IDX pada 5 Agustus 2026 berada di 6.351,14, lebih tinggi dari posisi intraday saat ini, dan kapitalisasi pasar saat itu mencapai Rp 11.085,00 triliun.

Bagaimana Indeks Lain Bergerak?

Indeks LQ45 melemah 0,32% ke 631,94 dan IDX30 turun 0,28% ke 354,90. KOMPAS100 juga terkoreksi 0,22% ke 833,24, mencerminkan tekanan yang meluas di saham berkapitalisasi besar.

BACH Pimpin Saham Tertekan, Delapan Emiten Merah Paling Dalam

PT Bach Multi Global Tbk (BACH) mencatat pelemahan terdalam di sesi kedua dengan anjlok 14,86% ke Rp 630. Delapan emiten di bawah ini membukukan koreksi harga terdalam pada pukul 15:20 WIB berdasarkan data tertunda.

Daftar delapan saham dengan pelemahan terdalam di sesi kedua, diambil pukul 15:20 WIB, 6 Agustus 2026. Sumber: data IDX melalui TradingView (tertunda sekitar 10 menit).
Kode Harga (Rp) Perubahan Sektor
BACH 630 -14,86% Distribution Services
BAPA 158 -8,14% Consumer Durables
SLIS 74 -6,33% Distribution Services
KETR 580 -5,69% Industrial Services
HRUM 830 -5,14% Energy Minerals
FILM 960 -4,95% Consumer Services
MORA 5.250 -4,55% Communications
KDTN 462 -3,75% Consumer Services

Apa yang Membedakan Koreksi BACH?

BACH mencatat nilai transaksi Rp 114,79 miliar di sesi berjalan, namun persentase penurunan 14,86% jauh memimpin daftar tertekan. Koreksi terdalam kedua ditempati BAPA yang turun 8,14% ke Rp 158.

Sebaran Pasar: Lebih Banyak Saham Turun daripada Naik

Dari 400 saham yang dipantau, 145 bergerak naik dan 194 melemah, mencerminkan sentimen yang menekan sebagian besar emiten. Secara keseluruhan, 833 saham tercatat aktif di seluruh pasar dengan 422 naik dan 223 turun.

Bagaimana Arus Asing?

Investor asing mencatat net sell sebesar Rp 174,02 miliar di seluruh pasar pada sesi berjalan. Total nilai transaksi pasar mencapai Rp 13,95 triliun, sedangkan 400 saham dengan nilai terbesar mencatat Rp 14,90 triliun.

Saham Paling Ramai: DSSA Pimpin Nilai Transaksi

DSSA memimpin nilai transaksi dengan Rp 1,04 triliun pada 15:20 WIB, disusul BNBR Rp 779,31 miliar dan TPIA Rp 762,51 miliar. Peringkat ini mengukur likuiditas atau ramainya perdagangan, bukan kinerja keuangan emiten.

Lima saham dengan nilai transaksi terbesar (paling ramai) pada 15:20 WIB, 6 Agustus 2026. Sumber: data IDX melalui TradingView (tertunda sekitar 10 menit).
Kode Nama Harga (Rp) Perubahan Nilai Transaksi
DSSA PT Dian Swastatika Sentosa Tbk 945 +9,25% Rp 1,04 T
BNBR PT Bakrie & Brothers Tbk Class A 104 +2,97% Rp 779,31 M
TPIA PT Chandra Asri Pacific Tbk 2.120 +2,91% Rp 762,51 M
KOTA PT DMS Propertindo Tbk 191 +11,7% Rp 746,06 M
BUMI PT Bumi Resources Tbk Class A 180 +0,56% Rp 731,10 M

Mengapa Nilai Transaksi Tinggi Penting?

Nilai transaksi mencerminkan total rupiah yang berpindah tangan pada sebuah saham. Angka tinggi menunjukkan likuiditas tebal dan minat perdagangan besar, tanpa menjamin arah harga ke depan.

Minat Rakyat ke Harga Emas Antam Menyentuh Pasar Modal

Satu topik pencarian yang berkaitan dengan pasar modal hari ini adalah harga, dengan perkiraan pencarian lebih dari 5.000. Topik ini didorong berita kenaikan harga emas Antam yang dilaporkan melonjak Rp 50.000 per gram.

Apa Kaitannya dengan Emiten Emas?

Emiten emas PT ANTAM Tbk (ANTM) tercatat naik 0,65% ke Rp 3.090 dengan nilai transaksi Rp 475,03 miliar di sesi berjalan. Lonjakan minat pencarian harga emas kerap sejalan dengan perhatian investor ke saham emas, meski tak menjamin pergerakan harga.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah IHSG sudah ditutup hari ini?

Belum. IHSG berada di 6.342,97 (-0,13%) pada 15:20 WIB berdasarkan data tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Penutupan terakhir IDX tercatat 6.351,14 pada 5 Agustus 2026. Angka penutupan resmi baru terbit setelah bursa tutup pukul 16.00 WIB.

Apa penyebab BACH menjadi saham tertekan terdalam?

PT Bach Multi Global Tbk (BACH) mencatat pelemahan terdalam di sesi kedua dengan turun 14,86% ke Rp 630 pada 15:20 WIB. Data tertunda tidak merinci penyebab; penurunan mencerminkan tekanan jual di sesi berjalan, bukan penutupan resmi.

Berapa nilai transaksi saham paling ramai hari ini?

DSSA memimpin nilai transaksi dengan Rp 1,04 triliun pada 15:20 WIB, disusul BNBR Rp 779,31 miliar dan TPIA Rp 762,51 miliar. Total nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 14,90 triliun. Angka ini menunjukkan likuiditas, bukan kinerja keuangan.

Metodologi dan Sumber Data

Data pergerakan harga, indeks, dan nilai transaksi bersumber dari ringkasan perdagangan IDX (Trading Summary) dan ringkasan indeks (Index Summary) yang diakses melalui TradingView, dengan penundaan sekitar 10 menit. Angka diambil pada 15:20 WIB, 6 Agustus 2026, dan bukan penutupan resmi.

Penutupan resmi terakhir IDX tercatat pada 5 Agustus 2026 dengan IHSG di 6.351,14. Data tren pencarian bersumber dari Google Trends kategori tren harian dengan cakupan Indonesia. Artikel ini hanya merekam kondisi sesi berjalan dan tidak memuat proyeksi harga atau rekomendasi.

Disclaimer risiko: Informasi di atas merupakan rekam kondisi pasar pada sesi berjalan dan bukan rekomendasi membeli atau menjual efek. Harga saham dapat berubah cepat; pembaca bertanggung jawab penuh atas keputusan investasinya dan disarankan membaca laporan resmi emiten serta berkonsultasi dengan penasihat keuangan berizin.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 5 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.