Poin utama:
- IHSG rebound 1,12% ke 6.338,33 pukul 15:20 WIB, data tertunda 10 menit.
- Penutupan resmi terakhir 11 Agustus 2026: IHSG turun 1,53% ke 6.267,88.
- BAIK tertekan paling dalam, turun 15% ke harga 476.
- KJEN turun 9,55% ke 161 dan GGRM turun 5,93% ke 19.450.
- Net asing seluruh pasar minus Rp 268,66 juta; nilai transaksi 400 teratas Rp 11,45 triliun.
Hari ini, indeks harga saham gabungan berada di 6.338,33 atau naik 1,12% (70,45 poin) pada pukul 15:20 WIB, data tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Penutupan resmi terakhir pada 11 Agustus 2026 tercatat di 6.267,88 atau turun 1,53%. Meski indeks menguat, sejumlah saham mencatat tekanan terbesar di sesi kedua.
Ringkasan Cepat
- IHSG berada di 6.338,33 atau naik 1,12% (70,45 poin) pada pukul 15:20 WIB, tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.
- Penutupan resmi terakhir 11 Agustus 2026: IHSG 6.267,88 atau turun 1,53% (-97,49 poin).
- Saham BAIK mencatat tekanan terbesar, turun 15% ke harga 476.
- Di antara 400 saham dipantau, 244 naik dan 92 turun; nilai transaksi 400 teratas Rp 11,45 triliun.
- Net asing seluruh pasar tercatat minus Rp 268,66 juta.
Bagaimana Kondisi IHSG Saat Ini Dibanding Penutupan Kemarin?
Indeks mengalami rebound dari penutupan resmi 11 Agustus 2026 di 6.267,88 atau turun 1,53% (-97,49 poin) dengan kapitalisasi pasar Rp 10.955,42 triliun. Saat pukul 15:20 WIB hari ini, IHSG berada di 6.338,33 atau naik 1,12% sebesar 70,45 poin dari referensi pembukaan 6.277,76. Dalam sesi yang sama, indeks LQ45 menguat 0,49% ke 628,89, IDX30 naik 0,19% ke 352,05, dan KOMPAS100 menguat 0,84% ke 829,05.
Pergerakan ini menunjukkan pasar sedang dalam fase rebound teknikal setelah tekanan kemarin. Namun pergerakan masih di tengah sesi dan bukan penutupan resmi, sehingga arah akhir hari masih bisa berubah. Rentang perdagangan hari ini tercatat dari rendah 6.272,30 ke tinggi 6.353,69.
Saham Apa Paling Ditekan di Sesi Kedua?
PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) mencatat penurunan paling dalam, minus 15% ke harga 476, dengan nilai transaksi Rp 46,43 juta. Diikuti PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) minus 9,55% ke 161, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) minus 5,93% ke 19.450, dan PT Garuda Indonesia (GIAA) turun 5,19% ke 73. PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) melemah 3,8% ke 8.850.
Daftar Lengkap Saham Tertekan
Di luar BAIK, sejumlah saham lain juga mencatat tekanan signifikan. PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) turun 2,54% ke 575, PT Niramas Utama Tbk (JELI) minus 2,19% ke 670, dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) melemah 2,15% ke 910. PT Indika Energy Tbk (INDY) turun 1,99% ke 2.460, sementara PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) minus 1,95% ke 1.510. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) turun 1,58% ke 374, dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) minus 1,56% ke 630.
Bagaimana Sebaran Kenaikan dan Penurunan?
Dari 832 saham aktif, 148 naik dan 567 turun. Namun dalam subset 400 saham terpantau, distribusi lebih seimbang: 244 naik dan 92 turun. Nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 11,45 triliun dari total nilai transaksi pasar Rp 12,96 triliun.
Net asing seluruh pasar tercatat minus Rp 268,66 juta, menandakan arus keluar modal asing yang signifikan. Meski tekanan bearish terasa di banyak emiten menengah ke bawah, saham lapis atas seperti CUAN, PTRO, dan DSSA tetap menyerap likuiditas tinggi. BAIK sebagai saham tertekan, mencatat nilai transaksi Rp 46,43 juta, jauh di bawah saham teramai.
Apa yang Mendorong Nilai Transaksi Besar?
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memimpin nilai transaksi dengan Rp 1,04 triliun atau sekitar 8% dari total pasar, setelah harganya naik 14,58% ke 825. Disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 647,36 juta, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 537,41 juta, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 506,07 juta. Aktivitas perdagangan tertinggi terjadi pada sektor Non-Energy Minerals, Process Industries, dan Industrial Services.
Bank-bank besar juga masuk daftar teramai, dengan PT Bank Mandiri (BMRI) di 4.110 minus 0,24% dan nilai transaksi Rp 467,38 juta. PT Bank Central Asia (BBCA) Bergerak impas di 6.300 dengan nilai Rp 392,83 juta. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 0,32% ke 3.100 dengan nilai transaksi Rp 344,99 juta. PT Indosat Tbk Class B (ISAT) naik 14,42% ke 2.460 dengan nilai Rp 392,22 juta, juga mencuat di daftar teramai.
Siapa yang Menangkis Tekanan Meski Indeks Melemah?
PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) menjadi top gainer dengan kenaikan 33,33% ke 212. PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) naik 27,78% ke 138, dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) menguat 16,39% ke 284. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) naik 15,45% ke 284. PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) naik 13,64% ke 75.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat 10,57% ke 3.660. PT Indosat Tbk Class B (ISAT) melonjak 14,42% ke 2.460, menunjukkan sektor komunikasi masih mendapat dukungan. PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) naik 10,26% ke 86, menandakan aktivitas di sektor konsumen non-dagang.
Tren Pencarian di Google dan Hubungannya dengan Pasar Modal
Berdasarkan data Google Trends Daily Search Trends untuk geo=ID, hari ini tidak ada topik trending yang menyangkut pasar modal Indonesia. Pencarian terpopuler berfokus pada topik umum seperti jurang mangu, kementerian sosial republik indonesia, timur tengah, kapal induk, prajurit, dan USS Abraham Lincoln (CVN-72).
Ketidaktersediaan tren terkait pasar modal mengindikasikan perhatian publik masih terfokus pada isu non-ekonomi. Secara historis, lonjakan pencarian istilah saham atau indeks sering kali menyertai pergerakan besar kapitalisasi pasar.
| Kode | Harga | Perubahan % | Nilai Transaksi | Sektor |
|---|---|---|---|---|
| BAIK | 476 | -15,00% | Rp 46,43 juta | Consumer Services |
| KJEN | 161 | -9,55% | Rp 5,32 juta | Transportation |
| GGRM | 19.450 | -5,93% | Rp 44,53 juta | Consumer Non-Durables |
| GIAA | 73 | -5,19% | Rp 51,84 juta | Transportation |
| MGLV | 8.850 | -3,80% | Rp 11,00 juta | Consumer Durables |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah IHSG benar-benar sudah tutup hari ini?
Belum. Data pukul 15:20 WIB adalah angka intraday tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Penutupan resmi terakhir tercatat di 6.267,88 pada 11 Agustus 2026. Penutupan resmi hari ini akan dirilis oleh IDX setelah bursa selesai bertransaksi pukul 16:00 WIB.
Mengapa IHSG naik padahal banyak saham turun?
IHSG dihitung berdasarkan kapitalisasi pasar. Dari 400 saham dipantau, 244 naik dan 92 turun. Namun emiten besar seperti CUAN, TPIA, dan bank-bank utama membantu mengangkat indeks, sementara tekanan bearish terkonsentrasi pada saham menengah ke bawah seperti BAIK, KJEN, dan GGRM.
Apakah saham BAIK masuk daftar pantauan IDX?
BAIK termasuk dalam daftar pantauan dengan penurunan paling dalam pada sesi ini, mencatat minus 15% ke harga 476 dengan nilai transaksi Rp 46,43 juta. Namun data ini hanya menunjukkan pergerakan harga saat ini dan bukan rekomendasi jual atau beli. Keputusan investasi tetap memerlukan analisis mandiri sesuai profil risiko masing-masing investor sebelum bertindak.
Metodologi dan Sumber Data
Data dalam analisis ini diambil dari ringkasan perdagangan IDX (Trading Summary) dan ringkasan indeks (Index Summary) untuk tanggal 11 Agustus 2026 sebagai penutupan resmi terakhir, serta data intraday tertunda sekitar 10 menit dari TradingView per pukul 15:20 WIB. Data juga mencakup daftar teramai, top gainer, dan top loser yang dipantau IDX. Semua angka disajikan sesuai laporan tanpa penyesuaian atau proyeksi tambahan.
Artikel ini disusun berdasarkan data pasar yang tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Tidak dimaksudkan sebagai ajakan beli atau jual. Investor disarankan melakukan analisis mandiri dan mempertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Perdagangan saham mengandung risiko kerugian.
Baca juga
- ISAT Melonjak 18,14% di Sesi Pagi, IHSG Menguat ke 6.301,33 Saat Ini
- CUAN Pimpin Nilai Transaksi di Pembukaan, IHSG Naik 0,77% ke 6.316,25
- IHSG Turun 1,53% ke 6.267,88, TPIA Pimpin Nilai Transaksi
- SULI-BAIK Tertekan 14%, IHSG Melemah 1,53% ke 6.267,88 Sesi Kedua
Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 11 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.
