Poin utama:
- IHSG berada di 6.365,37 pada 16:20 WIB, turun 44,28 poin atau 0,69% dari level pembukaan 6.440,60.
- Dari 400 saham yang dipantau, 159 menguat dan 178 melemah di sesi berjalan.
- FORU memimpin pelemahan dengan -15%, disusul BAIK -14,94% dan ELTY -9,52%.
- TPIA mencatat nilai transaksi terbesar Rp 1,39 T, diikuti DSSA Rp 1,24 T dan BUMI Rp 845,75 M.
- Topik ‘destry damayanti’ adalah satu-satunya tren pencarian yang menyangkut pasar modal hari ini (2.000+).
IHSG berada di 6.365,37 pada pukul 16:20 WIB, Senin (10/8/2026), melemah 44,28 poin atau 0,69% dibanding level pembukaan 6.440,60. Angka intraday tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi; penutupan resmi terakhir tercatat 6.409,65 pada 7 Agustus 2026. Pelemahan sesi berjalan dipimpin FORU yang anjlok 15%.
Ringkasan Cepat
- IHSG berada di 6.365,37 pada 16:20 WIB (10/8/2026), turun 44,28 poin atau 0,69% dari level pembukaan 6.440,60.
- Dari 400 saham yang dipantau, 159 menguat dan 178 melemah, sehingga pelemahan lebih luas daripada penguatan.
- FORU memimpin pelemahan dengan -15%, disusul BAIK -14,94% dan ELTY -9,52% pada sesi berjalan.
- TPIA mencatat nilai transaksi terbesar Rp 1,39 T, diikuti DSSA Rp 1,24 T dan BUMI Rp 845,75 M.
- Nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 15,86 T per pukul 16:20 WIB.
IHSG Melemah ke Zona Merah di Sesi Kedua
IHSG adalah indeks yang menghitung rata-rata pergerakan seluruh saham di Bursa Efek Indonesia. Pada pukul 16:20 WIB, indeks berada di 6.365,37, turun 44,28 poin atau 0,69% dari level pembukaan 6.440,60.
Sepanjang sesi berjalan, IHSG bergerak dalam rentang tertinggi 6.462,74 dan terendah 6.362,76. Pelemahan indeks utama sejalan dengan mayoritas indeks berkapitalisasi besar yang juga terkoreksi.
| Indeks | Level 16:20 WIB | Perubahan (poin) | Perubahan (%) | Terendah | Tertinggi |
|---|---|---|---|---|---|
| COMPOSITE (IHSG) | 6.365,37 | -44,28 | -0,69% | 6.362,76 | 6.462,74 |
| LQ45 | 634,12 | -6,17 | -0,96% | 633,92 | 644,72 |
| IDX30 | 355,76 | -3,64 | -1,01% | 355,67 | 361,60 |
| KOMPAS100 | 835,34 | -9,49 | -1,12% | 835,34 | 851,44 |
KOMPAS100 mencatat pelemahan terdalam di antara indeks besar dengan -1,12%, disusul IDX30 -1,01% dan LQ45 -0,96%. Ketiga indeks mewakili kelompok saham likuid dan berkapitalisasi pasar besar.
Saham Tertekan Paling Dalam: FORU hingga KDTN
FORU memimpin daftar pelemahan sesi berjalan dengan penurunan 15% ke Rp 2.040. BAIK menyusul terkoreksi 14,94% ke Rp 655, sementara ELTY turun 9,52% ke Rp 38.
Delapan saham dengan pelemahan terdalam sesuai grafik utama artikel ini tercantum pada tabel berikut. Angka mencerminkan perubahan harga sesi berjalan, bukan penutupan resmi.
| Kode | Nama Emiten | Harga (Rp) | Perubahan (%) | Nilai Transaksi | Sektor |
|---|---|---|---|---|---|
| FORU | PT Fortune Indonesia Tbk | 2.040 | -15,00% | Rp 6,83 M | Commercial Services |
| BAIK | PT Bersama Mencapai Puncak Tbk | 655 | -14,94% | Rp 19,14 M | Consumer Services |
| ELTY | PT Bakrieland Development Tbk | 38 | -9,52% | Rp 16,39 M | Finance |
| RODA | PT Pikko Land Development Tbk | 70 | -5,41% | Rp 5,86 M | Consumer Durables |
| NSSS | PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk | 990 | -5,26% | Rp 8,19 M | Process Industries |
| PACK | PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk | 256 | -5,19% | Rp 31,42 M | Process Industries |
| DOOH | PT Era Media Sejahtera Tbk | 256 | -5,19% | Rp 18,90 M | Commercial Services |
| KDTN | PT Puri Sentul Permai Tbk | 406 | -5,14% | Rp 5,25 M | Consumer Services |
Sektor yang muncul dalam daftar pelemahan terdalam bervariasi, mulai dari jasa komersial, konsumer, hingga industri pengolahan. Nilai transaksi delapan saham ini relatif kecil, berkisar Rp 5,25 M hingga Rp 31,42 M, sehingga pergerakannya belum mewakili likuiditas pasar secara keseluruhan.
Sebaran Naik-Turun: Mayoritas Saham Melemah
Dari 400 saham yang dipantau pada sesi berjalan, 159 saham menguat dan 178 saham melemah. Selisih 19 saham lebih banyak yang turun mencerminkan pelemahan yang cukup meluas di seluruh papan.
Bagaimana dengan penutupan resmi terakhir?
Pada penutupan resmi 7 Agustus 2026, IHSG berada di 6.409,65 dengan 373 saham naik dan 245 turun dari 834 saham aktif. Nilai transaksi mencapai Rp 15,27 T dan net beli asing tercatat Rp 934,94 M.
Angka 7 Agustus hanya dipakai sebagai pembanding karena merupakan penutupan resmi, bukan kondisi sesi berjalan hari ini. Pembaca perlu membedakan keduanya agar tidak salah menafsirkan arah pasar.
TPIA Pimpin Nilai Transaksi di Sesi Kedua
TPIA mencatat nilai transaksi terbesar pada sesi berjalan dengan Rp 1,39 T, meski harganya melemah 4,93% ke Rp 2.120. Peringkat ini menyangkut besaran nilai perdagangan, bukan kinerja keuangan emiten.
DSSA berada di urutan kedua dengan nilai transaksi Rp 1,24 T dan harga naik 1,03% ke Rp 985. BUMI melengkapi tiga besar dengan Rp 845,75 M pada harga Rp 187 yang stagnan.
Lima saham paling ramai
- TPIA – Rp 1,39 T (Process Industries)
- DSSA – Rp 1,24 T (Energy Minerals)
- BUMI – Rp 845,75 M (Non-Energy Minerals)
- BBRI – Rp 717,59 M (Finance)
- BMRI – Rp 621,21 M (Finance)
Saham perbankan besar seperti BBRI, BMRI, dan BBCA masuk daftar paling ramai seiring nilai transaksi BBCA Rp 565,25 M. IATA mencatat lonjakan harga 12,17% dengan nilai transaksi Rp 457,32 M, salah satu dari sedikit saham yang menghijau di antara emiten paling likuid.
Tren Pencarian: Pencalonan Gubernur BI dan Rupiah
Google Trends mencatat topik “destry damayanti” sebagai satu-satunya topik trending yang menyangkut pasar modal hari ini, dengan perkiraan pencarian 2.000+ di Indonesia. Topik tersebut merujuk pada pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia yang diajukan ke DPR.
Pemberitaan CNBC Indonesia bertajuk “Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Makin Perkasa” mengaitkan pencalonan itu dengan penguatan rupiah. Kepemimpinan BI menentukan arah kebijakan suku bunga, salah satu variabel utama bagi pergerakan IHSG dan nilai tukar rupiah.
Topik trending umum lainnya seperti tarif listrik, Korea Utara, dan Megawati Soekarnoputri tidak menyangkut pasar modal secara langsung. Artikel ini tidak memuat perkiraan volume pencarian di luar yang dirilis Google Trends.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mengapa IHSG melemah di sesi kedua hari ini?
IHSG berada di 6.365,37 pada pukul 16:20 WIB, turun 44,28 poin atau 0,69% dari level pembukaan 6.440,60. Pelemahan terjadi di tengah lebih banyaknya saham yang turun, yakni 178 dari 400 saham yang dipantau, berbanding 159 saham yang menguat. Angka ini merupakan data tertunda dan bukan penutupan resmi.
Saham apa yang tertekan paling dalam pada sesi berjalan?
FORU memimpin pelemahan dengan penurunan 15% ke Rp 2.040 pada pukul 16:20 WIB. Posisi berikutnya ditempati BAIK yang terkoreksi 14,94% ke Rp 655 dan ELTY yang turun 9,52% ke Rp 38, menurut data tertunda IDX. Kedelapan saham dengan pelemahan terdalam tercantum dalam grafik utama artikel ini.
Apa hubungan tren pencarian Destry Damayanti dengan pasar modal?
Topik “destry damayanti” mencatat perkiraan pencarian 2.000+ di Google Trends hari ini sebagai topik yang menyangkut pasar modal. Pencalonannya sebagai Gubernur BI dikaitkan dengan penguatan rupiah, karena kebijakan suku bunga BI adalah variabel penting bagi pergerakan IHSG dan nilai tukar.
Metodologi dan Sumber Data
Data indeks dan saham bersumber dari TradingView yang menampilkan data Bursa Efek Indonesia (IDX) dengan jeda tertunda sekitar 10 menit. Angka diambil pada pukul 16:20 WIB, Senin, 10 Agustus 2026, dan bukan merupakan penutupan resmi.
Penutupan resmi terakhir yang dirujuk adalah 7 Agustus 2026 (IHSG 6.409,65), dipakai semata-mata sebagai pembanding. Data Google Trends diambil dari Google Trends Daily Search Trends untuk wilayah Indonesia (geo=ID).
Artikel tidak memuat nama sekuritas atau pihak tertentu yang tidak dirilis IDX, serta tidak menyertakan proyeksi harga. Seluruh angka transaksi adalah data tertunda dan dapat berubah pada penutupan resmi.
Disclaimer risiko: Investasi saham mengandung risiko kerugian, termasuk penurunan nilai modal, yang dapat melebihi jumlah yang diinvestasikan. Seluruh angka dalam artikel merupakan data tertunda dan bukan rekomendasi beli atau jual. Pembaca disarankan membaca prospektus serta berkonsultasi dengan profesional tersertifikasi sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca juga
- The Next Multi Bagger Cepat Tahun Ini, Induk Sudah Naik 50% Dalam Seminggu, Pengendali Masih Akumulasi Saham Ini
- IHSG Melemah 0,49% ke 6.378,40; DEWA Pimpin Nilai Transaksi Saat Ini
- Megaproyek AI Batam: Nvidia & Firmus Kebut ‘Pabrik AI’ 170.000 GPU, Episentrum Data Center Baru Asia Tenggara!
- IHSG Naik ke 6.448,59, TPIA Pimpin Nilai Transaksi 09:20 WIB
Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 7 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.
