Poin utama:
- IHSG berada di 6.304,75 (+0,05%) pada pukul 09:20 WIB; penutupan resmi terakhir 6.301,77 (-1,13%) tanggal 13 Agustus 2026.
- MDIA memimpin nilai transaksi pembukaan sebesar Rp 278,35 miliar (+13,82% ke Rp 280).
- CUAN dan DSSA berada di posisi kedua dan ketiga dengan nilai masing-masing Rp 160,83 miliar dan Rp 91,42 miliar.
- Net asing seluruh pasar tercatat Rp -1,37 triliun pada pukul 09:20 WIB.
- Dari 400 saham dipantau, 169 naik dan 125 turun; SLIS top gainer +15,91% dan BABY top loser -3,68%.
IHSG berada di 6.304,75 atau naik 0,05% (2,99 poin) pada pukul 09:20 WIB, 14 Agustus 2026, setelah penutupan resmi sebelumnya 6.301,77 pada 13 Agustus 2026. MDIA menjadi saham paling ramai ditransaksikan di pembukaan dengan nilai Rp 278,35 miliar, disusul CUAN Rp 160,83 miliar dan DSSA Rp 91,42 miliar. Total nilai transaksi seluruh pasar tercatat Rp 12,43 triliun dengan net asing sebesar Rp -1,37 triliun.
Ringkasan Cepat
- IHSG di 6.304,75 (+0,05%) pada 09:20 WIB 14 Agustus 2026; penutupan resmi terakhir 6.301,77 (-1,13%) tanggal 13 Agustus 2026.
- MDIA pimpin nilai transaksi pembukaan sebesar Rp 278,35 miliar, disusul CUAN Rp 160,83 miliar dan DSSA Rp 91,42 miliar.
- Total nilai transaksi seluruh pasar Rp 12,43 triliun dengan net asing Rp -1,37 triliun.
- Dari 400 saham dipantau, 169 naik dan 125 turun; SLIS +15,91% sebagai top gainer dan BABY -3,68% sebagai top loser.
- Kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.050,48 triliun.
Pergerakan Indeks di Awal Sesi
IHSG berada di 6.304,75 pada pukul 09:20 WIB, setelah penutupan resmi sebelumnya 6.301,77 (-1,13%) pada 13 Agustus 2026. Indeks LQ45 berada di 629,24 (+0,33%), IDX30 di 351,95 (+0,29%), dan KOMPAS100 di 825,31 (+0,26%).
Rentang perdagangan IHSG pada pembukaan berada antara 6.282,00 hingga 6.315,27, menunjukkan volatilitas terbatas di awal sesi. Harga pembukaan IHSG tercatat di 6.296,59, sebelum bergerak ke level terkini 6.304,75.
Perubahan kecil di IHSG terjadi di tengah tekanan penutupan sehari sebelumnya sebesar -72,08 poin. Penguatan tipis ini terjadi di tengah total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,43 triliun dengan 832 saham aktif.
Saham Paling Ramai dan Kinerja Harganya
MDIA menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi di pembukaan, mencapai Rp 278,35 miliar atau naik 13,82% ke Rp 280 per saham pada sektor Consumer Services. Posisi kedua ditempati CUAN sebesar Rp 160,83 miliar (+1,79% ke Rp 855) di sektor Non-Energy Minerals, diikuti DSSA Rp 91,42 miliar (+1,52% ke Rp 1.005) di sektor Energy Minerals.
BUMI berada di posisi kelima dengan nilai Rp 79,21 miliar namun harganya tetap tanpa perubahan (0,00%) di Rp 178. ISAT mencatat kenaikan 4,05% ke Rp 2.570 dengan nilai transaksi Rp 69,58 miliar di sektor Communications. TPIA juga termasuk dalam daftar teramai dengan Rp 62,03 miliar (+0,49% ke Rp 2.070) di sektor Process Industries.
Di lapis atas, BBRI dan BMRI muncul dalam daftar teramai dengan nilai masing-masing Rp 47,53 miliar dan Rp 37,97 miliar. PTRO juga terlihat di daftar dengan Rp 34,80 miliar (+0,96% ke Rp 5.250) di sektor Industrial Services. TLKM menutup daftar dengan Rp 32,32 miliar (+1,16% ke Rp 2.620) di sektor Communications.
Top Gainer dan Top Loser
SLIS memimpin daftar top gainer dengan kenaikan 15,91% ke Rp 102, diikuti EKAD +15,33% ke Rp 346 dan MDIA +13,82%. Daerah top gainer memuat saham sektor Consumer Services, Process Industries, dan Communications. Sebaliknya, BABY menjadi top loser dengan turun 3,68% ke Rp 262, disusul IATA -2,50% ke Rp 117 dan ENRG -1,98% ke Rp 1.240. Top loser memuat saham sektor Retail Trade, Distribution Services, dan Energy Minerals.
Arus Modal Asing dan Lintas Pasar
Net asing seluruh pasar tercatat sebesar Rp -1,37 triliun pada sesi pembukaan. Investor asing mencatatkan penjualan bersih pada awal perdagangan meski indeks acuan bergerak positif tipis 0,05%. Total kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.050,48 triliun.
Tekanan jual asing terjadi di tengah total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,43 triliun. Kondisi ini mengindikasikan adanya arus modal keluar sementara aktivitas domestik tetap tinggi di sektor-sektor tertentu.
Kontekstualisasi Tren Pencarian Publik
Data Google Trends per 14 Agustus 2026 menunjukkan tidak ada topik trending yang menyangkut pasar modal atau saham hari ini. Pencarian utama masyarakat difokuskan pada tema HUT RI ke-81, pidato presiden, serta pertandingan olahraga dan informasi bansos.
Kondisi ini mengindikasikan minat publik terhadap pasar modal belum menjadi sorotan utama di tengah momentum pembukaan perdagangan. Topik pencarian seperti “pidato presiden” dengan perkiraan 2.000+ pencarian tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kinerja saham atau indeks.
| Kode | Nama | Harga (Rp) | Perubahan (%) | Nilai Transaksi (Rp miliar) |
|---|---|---|---|---|
| MDIA | PT Intermedia Capital Tbk | 280 | +13,82 | 278,35 |
| CUAN | PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk | 855 | +1,79 | 160,83 |
| DSSA | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk | 1.005 | +1,52 | 91,42 |
| BUMI | PT Bumi Resources Tbk Class A | 178 | 0,00 | 79,21 |
| ISAT | PT Indosat Tbk Class B | 2.570 | +4,05 | 69,58 |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa nilai IHSG saat ini dan apakah sudah penutupan resmi?
IHSG berada di 6.304,75 atau naik 2,99 poin (0,05%) pada pukul 09:20 WIB, 14 Agustus 2026. Data ini tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Penutupan resmi terakhir terjadi pada 6.301,77 (-1,13%) tanggal 13 Agustus 2026, yang menjadi acuan perbandingan.
Saham apa saja yang paling ramai ditransaksikan di pembukaan?
MDIA memimpin dengan nilai transaksi Rp 278,35 miliar dan kenaikan 13,82% ke Rp 280, diikuti CUAN Rp 160,83 miliar (+1,79%) dan DSSA Rp 91,42 miliar (+1,52%). Ketiga saham tersebut merupakan bagian dari daftar saham teramai dalam sesi perdagangan pembukaan hari ini.
Bagaimana kondisi arus modal asing di awal perdagangan?
Net asing seluruh pasar tercatat sebesar Rp -1,37 triliun pada pukul 09:20 WIB, berarti investor asing masih mencatatkan penjualan bersih di tengah penguatan tipis IHSG sebesar 0,05%. Data net asing dihitung dari keseluruhan transaksi saham di pasar reguler sejak pembukaan hingga pengambilan data.
Metodologi dan Sumber Data
Data indeks dan daftar saham teramai diambil dari ringkasan perdagangan IDX untuk sesi pembukaan tanggal 14 Agustus 2026 pukul 09:20 WIB. Data pasar_saat_ini bersumber dari TradingView dengan keterangan tertunda sekitar 10 menit karena mekanisme distribusi data dari bursa ke penyedia layanan.
Data penutupan resmi terakhir menggunakan tanggal 13 Agustus 2026 dari laporan resmi IDX yang mencakup harga penutupan, perubahan poin dan persen, serta kapitalisasi pasar. Kapitalisasi pasar dihitung berdasarkan harga penutupan resmi terakhir dikalikan dengan jumlah saham beredar. Data net asing disajikan sebagai selisih beli-jual investor asing di pasar reguler yang dihitung IDX sejak pembukaan hingga waktu pengambilan data.
Data Google Trends diambil dari tren harian geo=ID per 14 Agustus 2026 yang menampilkan topik dengan peningkatan pencarian signifikan dalam 24 jam terakhir. Artikel ini hanya menyajikan fakta data tanpa analisis keuangan atau rekomendasi investasi. Semua angka telah ditransliterasikan sesuai format angka Indonesia dan telah diverifikasi sesuai data sumber.
Disclaimer Risiko: Artikel ini hanya menyajikan data pasar modal berdasarkan informasi publik dari IDX dan TradingView tanpa analisis investasi atau rekomendasi beli/jual. Perdagangan saham mengandung risiko kerugian; pembaca disarankan melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan investasi. Data intraday bersifat tertunda dan bukan penutupan resmi.
Baca juga
- Sektor Barang Baku Terpuruk 2,93%, IHSG Ditutup 6.301,77
- BBCA Pimpin Net Buy Asing Rp 129,82 M, IHSG Ditutup Melemah 1,13%
- FILM Tertekan 8,33%, IHSG Melemah ke 6.293,03 Sesi Kedua
- PBSA dan BEER Melonjak di Sesi Pagi, IHSG Melemah ke 6.302,13
Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 13 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.
