RGAS Anjlok -14,93% Pimpin Pelemahan, IHSG 6.521,75 (+1,81%)

Pelemahan Terdalam Saham RGAS, GRIA, JAST 27/08 16:20 WIB — grafik Pelemahan Terdalam Sesi Berjalan — 27/08 16:20 WIB, sumber data IDX 26 Agustus 2026

Poin utama:

  • IHSG berada di 6.521,75 (+1,81% atau +116,06 poin) pada pukul 16:20 WIB, 27 Agustus 2026.
  • RGAS anjlok 14,93% ke Rp 228, memimpin pelemahan terdalam sesi berjalan.
  • Dari 400 saham yang dipantau, 338 menguat dan 34 melemah.
  • DSSA memimpin nilai transaksi dengan Rp 617,56 miliar pada sesi berjalan.
  • Nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 12,70 triliun.

IHSG berada di 6.521,75 atau naik 1,81% (+116,06 poin) pada pukul 16:20 WIB, Rabu (27/8), namun RGAS memimpin pelemahan terdalam sesi berjalan dengan anjlok 14,93% ke Rp 228. Angka bersifat tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi Bursa Efek Indonesia.

Ringkasan Cepat

  • IHSG berada di 6.521,75 (+1,81% atau +116,06 poin) pada pukul 16:20 WIB, 27 Agustus 2026, berdasarkan data tertunda sekitar 10 menit.
  • RGAS mencatat pelemahan terdalam sesi berjalan dengan anjlok 14,93% ke Rp 228.
  • Dari 400 saham yang dipantau, 338 menguat dan 34 melemah.
  • DSSA memimpin nilai transaksi sesi berjalan dengan Rp 617,56 miliar.
  • Nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 12,70 triliun.

RGAS Memimpin Pelemahan Terdalam Sesi Kedua

Saham RGAS (PT Kian Santang Muliatama Tbk) mencatat penurunan harga terdalam dengan 14,93% ke level Rp 228 pada sesi berjalan. Di belakangnya, GRIA (PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk) melemah 14,73% ke Rp 191 dan JAST (PT Jasnita Telekomindo Tbk) turun 9,01% ke Rp 101.

Pelemahan adalah susutnya harga saham dari level sebelumnya, diukur dalam satuan persen. Delapan saham dengan penurunan terdalam tercantum pada grafik utama artikel ini dan dirangkum dalam tabel di bawah.

Grafik utama menampilkan delapan emiten dengan tekanan harga terdalam pada sesi berjalan, dengan RGAS dan GRIA berada dalam kelompok pelemahan belasan persen. Penurunan dalam rentang ini umumnya terjadi pada saham dengan likuiditas terbatas.

Daftar Delapan Pelemahan Terdalam

Sumber: TradingView (data IDX tertunda sekitar 10 menit), diambil pukul 16:20 WIB, 27 Agustus 2026.
Kode Nama Emiten Harga (Rp) Perubahan
RGAS PT Kian Santang Muliatama Tbk 228 -14,93%
GRIA PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk 191 -14,73%
JAST PT Jasnita Telekomindo Tbk 101 -9,01%
WGSH PT Wira Global Solusi Tbk 151 -5,62%
FPNI PT Lotte Chemical Titan Tbk 630 -5,26%
HATM PT Habco Trans Maritima Tbk 555 -2,63%
BYAN PT Bayan Resources Tbk 15.000 -2,12%
KUAS PT Ace Oldfields Tbk 97 -2,02%

Kedelapan emiten tersebut turun dalam rentang 2,02% hingga 14,93% pada sesi berjalan. BYAN (PT Bayan Resources Tbk) menjadi yang terdalam di antara saham berkapitalisasi besar dengan penurunan 2,12% ke Rp 15.000.

Sebaran Pasar: 338 Menguat Lawan 34 Melemah

Dari 400 saham yang dipantau pada sesi berjalan, 338 bergerak naik dan 34 bergerak turun. Rasio penguatan yang lebar ini sejalan dengan mayoritas indeks utama yang menghijau.

Sebaran naik-turun menggambarkan jumlah saham yang harganya naik dibanding yang turun dalam satu sesi. Angka ini membantu membaca kekuatan pergerakan pasar secara luas, bukan sekadar dari satu indeks.

Saham Paling Ramai Ditransaksikan

DSSA (PT Dian Swastatika Sentosa Tbk) memimpin nilai transaksi sesi berjalan dengan Rp 617,56 miliar, disusul INET (PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk) Rp 546,55 miliar dan BUMI (PT Bumi Resources Tbk) Rp 530,17 miliar. Nilai transaksi adalah total rupiah yang berpindah tangan pada saham tersebut.

BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk) mencatat nilai transaksi Rp 519,22 miliar, lalu TPIA (PT Chandra Asri Pacific Tbk) Rp 487,68 miliar dan KIJA (PT Kawasan Industri Jababeka Tbk) Rp 471,86 miliar. Saham perbankan dan energi mendominasi daftar teramai.

Sektor keuangan mendominasi daftar teramai melalui BBRI, KIJA, BBCA, dan BMRI, disusul sektor energi pada DSSA dan BUMI. Konsentrasi ini menunjukkan aliran dana investor terpusat pada saham berkapitalisasi besar.

Saham dengan Nilai Transaksi Terbesar

Sumber: TradingView (data IDX tertunda sekitar 10 menit), diambil pukul 16:20 WIB, 27 Agustus 2026.
Kode Nama Emiten Harga (Rp) Perubahan Nilai Transaksi
DSSA PT Dian Swastatika Sentosa Tbk 1.140 +6,54% Rp 617,56 miliar
INET PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk 350 +14,38% Rp 546,55 miliar
BUMI PT Bumi Resources Tbk 194 +5,43% Rp 530,17 miliar
BBRI PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 3.150 +0,64% Rp 519,22 miliar
TPIA PT Chandra Asri Pacific Tbk 1.950 +4,28% Rp 487,68 miliar
KIJA PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 218 +19,13% Rp 471,86 miliar
BBCA PT Bank Central Asia Tbk 6.400 +0,79% Rp 387,56 miliar
CUAN PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk 815 +5,84% Rp 332,57 miliar
TLKM PT Telkom Indonesia Tbk 2.610 +0,38% Rp 302,36 miliar
BMRI PT Bank Mandiri Tbk 4.210 +1,20% Rp 278,01 miliar

Saham Paling Menguat Sesi Berjalan

TMPO (PT Tempo Inti Media Tbk) melesat 34,76% ke Rp 252 sebagai top gainer sesi berjalan. Di bawahnya, GRPH (PT Griptha Putra Persada Tbk) naik 25,35% dan KETR (PT Ketrosden Triasmitra Tbk) naik 25,00%.

KOTA (PT DMS Propertindo Tbk) menguat 19,72%, disusul KIJA 19,13% dan PADA (PT Personel Alih Daya Tbk) 18,37%. Mayoritas penguat berasal dari sektor konsumer, industri, dan keuangan.

Kenaikan TMPO sebesar 34,76% menjadi yang tertinggi di antara seluruh saham yang dipantau pada sesi berjalan. Namun level harganya hanya Rp 252 sehingga pergerakan persen besar belum tentu mencerminkan nilai transaksi yang tinggi.

Daftar Saham Paling Menguat

Sumber: TradingView (data IDX tertunda sekitar 10 menit), diambil pukul 16:20 WIB, 27 Agustus 2026.
Kode Nama Emiten Harga (Rp) Perubahan Nilai Transaksi
TMPO PT Tempo Inti Media Tbk 252 +34,76% Rp 80,16 miliar
GRPH PT Griptha Putra Persada Tbk 89 +25,35% Rp 45,35 miliar
KETR PT Ketrosden Triasmitra Tbk 775 +25,00% Rp 89,99 miliar
KOTA PT DMS Propertindo Tbk 170 +19,72% Rp 197,16 miliar
KIJA PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 218 +19,13% Rp 471,86 miliar
PADA PT Personel Alih Daya Tbk 232 +18,37% Rp 41,91 miliar
CSMI PT Cipta Selera Murni Tbk 183 +17,31% Rp 29,62 miliar
EMMI PT ESA Medika Mandiri Tbk 362 +16,03% Rp 9,46 miliar
INET PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk 350 +14,38% Rp 546,55 miliar
NICE PT Adhi Kartiko Pratama Tbk 388 +14,12% Rp 23,19 miliar

IHSG dan Indeks Utama Menguat

IHSG berada di 6.521,75 dengan kenaikan 1,81% (+116,06 poin) pada pukul 16:20 WIB. Indeks bergerak dalam rentang 6.376,65 hingga 6.521,75 pada sesi berjalan.

Sebagai pembanding, pada penutupan resmi 26 Agustus 2026, IHSG ditutup di 6.405,69 atau turun 1,48% (-95,98 poin) dengan kapitalisasi pasar Rp 11.229,98 triliun. Angka hari ini belum merupakan penutupan resmi karena diambil di tengah sesi.

Pada penutupan resmi 26 Agustus 2026, tercatat 136 saham naik dan 599 saham turun dari 831 saham aktif, berbanding terbalik dengan sebaran hari ini. Total nilai transaksi mencapai Rp 15,58 triliun pada hari tersebut.

Indeks LQ45, IDX30, dan KOMPAS100

Indeks LQ45 naik 1,35% ke 641,07, IDX30 naik 1,19% ke 358,20, dan KOMPAS100 naik 1,88% ke 849,18 pada sesi berjalan. LQ45 merepresentasikan 45 saham paling likuid dan berkapitalisasi besar di BEI.

IDX30 merupakan 30 saham inti dengan likuiditas tertinggi, sementara KOMPAS100 memuat 100 saham unggulan. Ketiganya menghijau, mencerminkan apresiasi luas di saham-saham besar.

Mata Uang Kripto Jadi Topik Tren Terkait Pasar Modal

Satu-satunya topik pencarian harian di Google Trends yang menyangkut pasar modal hari ini adalah mata uang kripto, dengan estimasi pencarian 100+ di Indonesia. Tren ini mencerminkan perhatian publik pada aset kripto yang berbeda dari saham namun kerap memengaruhi sentimen risiko investor ritel.

Topik tren umum lainnya seperti olahraga dan otomotif tidak menyangkut pasar modal. Kami tidak merilis volume pencarian pasti karena Google Trends hanya menyediakan perkiraan kisaran, bukan angka pasti per topik.

Minat pencarian terhadap mata uang kripto kerap muncul saat investor mencari alternatif di luar saham ketika volatilitas pasar meningkat. Namun aset kripto tidak diperdagangkan di BEI dan tidak masuk dalam perhitungan indeks saham domestik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Saham apa yang melemah paling dalam pada sesi berjalan 27 Agustus 2026?

RGAS (PT Kian Santang Muliatama Tbk) mencatat pelemahan terdalam dengan 14,93% ke Rp 228, disusul GRIA 14,73% ke Rp 191 dan JAST 9,01% ke Rp 101. Delapan saham dengan penurunan terdalam tercantum pada tabel di atas berdasarkan data tertunda pukul 16:20 WIB.

Berapa level IHSG terkini dan apakah sudah penutupan resmi?

IHSG berada di 6.521,75 atau naik 1,81% (+116,06 poin) pada pukul 16:20 WIB, 27 Agustus 2026. Angka ini tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi; penutupan resmi terakhir tercatat 6.405,69 pada 26 Agustus 2026. Data final terbit setelah bursa tutup.

Saham apa yang paling ramai ditransaksikan hari ini?

DSSA (PT Dian Swastatika Sentosa Tbk) memimpin nilai transaksi sesi berjalan dengan Rp 617,56 miliar, disusul INET Rp 546,55 miliar dan BUMI Rp 530,17 miliar. Total nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 12,70 triliun menurut data tertunda pukul 16:20 WIB.

Metodologi dan Sumber Data

Sumber utama adalah ringkasan perdagangan (Trading Summary) dan ringkasan indeks (Index Summary) yang dirilis Bursa Efek Indonesia, sementara nama dan sektor emiten merujuk pada profil dan laporan keuangan perseroan. Data sesi berjalan diambil pukul 16:20 WIB pada 27 Agustus 2026 melalui TradingView dengan tingkat keterlambatan sekitar 10 menit.

Penutupan resmi 26 Agustus 2026 digunakan semata-mata sebagai pembanding historis, termasuk IHSG 6.405,69, net asing seluruh pasar Rp -182,47 miliar, dan total nilai transaksi Rp 15,58 triliun. Data terbatas pada 400 saham yang dipantau dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

Angka yang kami sajikan bersifat intraday dan dapat berubah hingga penutupan resmi. Pembaca disarankan memvalidasi melalui pengumuman resmi BEI sebelum menggunakan data ini untuk keputusan transaksi.

Disclaimer risiko: Artikel ini disusun dari data pasar tertunda dan bertujuan informasi, bukan ajakan membeli atau menjual efek. Harga saham dapat berubah cepat; pembaca bertanggung jawab atas keputusan investasinya sendiri dan disarankan berkonsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum bertransaksi.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 26 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


3 thoughts on “RGAS Anjlok -14,93% Pimpin Pelemahan, IHSG 6.521,75 (+1,81%)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.