IHSG Melemah 0,58% ke 6.412,68; FAST Pimpin Nilai Transaksi Pelapor

IHSG Melemah 0,58%; Nilai Transaksi Emiten Pelapor Laporan TW2 2026 — grafik Nilai Transaksi Emiten Pelapor — 19/08 sesi berjalan, sumber data IDX 18 Agustus 2026

Poin utama:

  • IHSG berada di 6.412,68 pada pukul 14:20 WIB, turun 0,58% dari penutupan resmi 6.449,83 tanggal 18 Agustus 2026.
  • Total 835 saham aktif pada penutupan terakhir, dengan 419 saham naik dan 248 turun, nilai transaksi Rp 13,68 triliun.
  • Dari 400 saham dipantau intraday, 146 naik dan 188 turun; nilai transaksi 400 teratas Rp 8,82 triliun.
  • FAST mencatat nilai transaksi Rp 54,62 miliar dan menjadi top loser dengan penurunan 14,34% ke harga 454.
  • Saham BYAN menjadi topik pencarian terkait pasar modal di Google Trends Indonesia, meskipun volumenya tidak dirilis.

IHSG Melemah 0,58% ke 6.412,68; FAST Pimpin Nilai Transaksi Emiten Pelapor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di 6.412,68 pada pukul 14:20 WIB, turun 37,15 poin atau 0,58% dari penutupan resmi 6.449,83 tanggal 18 Agustus 2026. Lima ratus empat puluh enam saham menguat dan 188 melemah di antara 400 saham yang dipantau, dengan nilai transaksi teratas mencapai Rp 8,82 triliun.

Ringkasan Cepat

  • IHSG berada di 6.412,68 pada pukul 14:20 WIB, turun 0,58% atau 37,15 poin dari penutupan resmi 6.449,83 tanggal 18 Agustus 2026.
  • Total 835 saham aktif di penutupan terakhir, dengan 419 saham naik dan 248 turun, nilai transaksi Rp 13,68 triliun.
  • Dari 400 saham dipantau intraday, 146 naik dan 188 turun; nilai transaksi 400 teratas mencapai Rp 8,82 triliun.
  • FAST mencatat nilai transaksi Rp 54,62 miliar dan menjadi top loser intraday dengan penurunan 14,34% ke harga 454.
  • Saham BYAN menjadi topik pencarian terkait pasar modal di Google Trends Indonesia.

Laporan Keuangan TW2 2026 Jadi Motor Transaksi Emiten Pelapor

Delapan emiten yang baru merilis laporan keuangan TW2 2026 membentuk pusat perhatian transaksi pada sesi 19 Agustus 2026. SINI merilis laporan pada hari ini, sementara AVIA dan JPFA melaporkan kemarin, 18 Agustus. Emiten lainnya—ENRG, BNGA, RUNS, FAST, OBAT, ACES, EXCL, NANO, dan KREN—sudah mengumumkan hasil keuangan sejak 11 hingga 17 Agustus.

Harga saham emiten pelapor bervariasi. SINI naik 0,35% ke 7.200, AVIA naik 3,49% ke 356, dan ACES naik 2,26% ke 362. Sebaliknya, JPFA turun 1,72% ke 2.290, EXCL turun 1,03% ke 2.880, dan BNGA turun 0,30% ke 1.685. FAST tercatat paling turun dengan 14,34% ke 454, diikuti KREN yang anjlok 7,69% ke 12.

Nilai transaksi delapan emiten ini mencapai Rp 179,70 miliar pada pukul 14:20 WIB, dengan FAST memimpin di Rp 54,62 miliar meski harganya tertekan.

IHSG Melemah 0,58% di Tengah Sesi, Modal Asing Keluar

Indeks Harga Saham Gabungan berada di 6.412,68 pada pukul 14:20 WIB, turun 37,15 poin atau 0,58% dari penutupan resmi 6.449,83 tanggal 18 Agustus 2026. Indeks mencapai puncak 6.490,91 dan terendah 6.373,81 selama sesi pagi hingga siang hari ini.

Pada penutupan resmi 18 Agustus, IHSG menguat 47,94 poin atau 0,75% ke 6.449,83 dengan kapitalisasi pasar Rp 11.348,22 triliun. Total nilai transaksi seluruh pasar pada hari itu mencapai Rp 13,68 triliun dari 835 saham aktif, di mana 419 saham naik dan 248 turun. Arus modal asing tercatat bersih keluar Rp 674,23 juta pada penutupan terakhir.

Di sesi berjalan hari ini, 146 saham dari 400 yang dipantau menguat, sementara 188 melemah. Nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 8,82 triliun, menunjukkan likuiditas yang tetap tinggi meski indeks melemah.

Komunikasi dan Perbankan Dominasi Nilai Transaksi Intraday

Sektor komunikasi dan perbankan mendominasi daftar saham paling ramai berdasarkan nilai transaksi intraday. INET memimpin dengan Rp 450,59 miliar, diikuti KIJA di Rp 413,99 miliar, dan ISAT di Rp 326,60 miliar. TINS juga masuk dalam lima besar dengan nilai Rp 306,41 miliar.

Perbankan tercatat stabil. BBCA naik 0,79% ke 6.350 dengan nilai Rp 264,03 miliar, BBRI naik 0,32% ke 3.090 (Rp 223,19 miliar), dan BMRI naik 0,24% ke 4.160 (Rp 203,09 miliar). MDIA adalah saham dengan kenaikan terbesar dalam daftar teramai, naik 13,82% ke 280 dengan nilai Rp 278,35 miliar.

“Saham BYAN” Trending di Google Saat Harga Melemah 6,66%

Saham BYAN menjadi satu-satunya topik pencarian yang menyangkut pasar modal yang trending di Google Trends Indonesia per 19 Agustus 2026. Pencarian ini muncul menyusul rumor pasar yang belum terverifikasi secara resmi.

Di bursa, BYAN berada pada daftar top loser dengan harga 16.125, turun 6,66% atau Rp 65,11 miliar nilai transaksi. Saham energi mineral ini menjadi sorotan karena tingginya volatilitas tanpa pengumuman material dari emiten.

Daya Beli Terus Berlanjut Meski IHSG Melemah

Meski indeks utama terkoreksi, aktivitas transaksi tetap tinggi dengan delapan saham pelapor laporan keuangan mencatat nilai di atas Rp 9 miliar masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa investor tetap aktif mencari oportunitas di sektor komunikasi, keuangan, dan consumer services.

FPNI mencatat kenaikan terbesar sepanjang sesi dengan +24,42% ke 540, diikuti SWID +16,04% ke 123 dan BEEF +14,98% ke 476. Di sisi lain, FAST menjadi top loser dengan -14,34%, diikuti TCPI -9,80% ke 2.760 dan ASLI -9,16% ke 238.

Tabel: Perdagangan emiten pelapor laporan keuangan TW2 2026 pada sesi 19 Agustus 2026 pukul 14:20 WIB. Sumber: data IDX via TradingView.
Kode Nama Emiten Laporan Tanggal Rilis Harga (Rp) Perubahan (%) Nilai Transaksi (Rp Miliar)
FAST Fast Food Indonesia Tbk. TW2 2026 13/08/2026 454 -14,34 54,62
ENRG Energi Mega Persada Tbk. TW2 2026 17/08/2026 1.270 +0,40 53,10
EXCL XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. TW2 2026 12/08/2026 2.880 -1,03 20,05
JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk. TW2 2026 18/08/2026 2.290 -1,72 13,94
AVIA Avia Avian Tbk. TW2 2026 18/08/2026 356 +3,49 12,55
ACES Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. TW2 2026 12/08/2026 362 +2,26 12,11
SINI Singaraja Putra Tbk. TW2 2026 19/08/2026 7.200 +0,35 9,74
BNGA Bank CIMB Niaga Tbk. TW2 2026 14/08/2026 1.685 -0,30 2,49

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa IHSG turun pada sesi 19 Agustus 2026?

Indeks Harga Saham Gabungan tercatat di 6.412,68 pada pukul 14:20 WIB, turun 37,15 poin atau 0,58% dari penutupan resmi 6.449,83 tanggal 18 Agustus 2026. Di antara 400 saham yang dipantau, 146 saham menguat dan 188 melemah, menandakan distribusi tekanan jual yang luas di sektor non-energi dan keuangan.

Bagaimana kinerja saham pelapor laporan keuangan TW2 2026?

Dari delapan emiten pelapor dalam grafik nilai transaksi, FAST mencatat penurunan 14,34% ke harga 454, sedangkan AVIA naik 3,49% ke 356 dan ACES naik 2,26% ke 362. SINI, yang merilis laporan hari ini, bergerak sedikit naik 0,35% ke 7.200, dengan nilai transaksi Rp 9,74 miliar.

Apa yang mendorong tren pencarian “saham BYAN”?

Saham BYAN menjadi satu-satunya topik pencarian yang menyangkut pasar modal di Google Trends Indonesia pada 19 Agustus 2026, meski volumenya tidak dirilis. Di bursa, BYAN berada di daftar top loser dengan harga 16.125, turun 6,66% dan nilai transaksi Rp 65,11 miliar, didorong rumor pasar yang belum terverifikasi secara resmi.

Metodologi dan Sumber Data

Data angka dalam artikel ini diambil dari ringkasan perdagangan IDX untuk tanggal 18 Agustus 2026 (penutupan resmi) dan data intraday pukul 14:20 WIB tanggal 19 Agustus 2026 yang tertunda sekitar 10 menit melalui TradingView. Data laporan keuangan emiten diambil dari daftar rilis publik IDX. Data Google Trends diambil dari daftar harian geo=ID per 19 Agustus 2026. Artikel ini tidak memperoleh data laporan laba/rugi detail, hanya tanggal rilis dan periode laporan. Angka net asing adalah data agregat pasar terakhir yang dirilis.

Artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi pasar dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi dan telah mempertimbangkan profil risiko masing-masing. Konsultasikan dengan penasihat keuangan independen sebelum mengambil keputusan.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 18 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.