Poin utama:
- IHSG ditutup di 6.365,37, turun 44,28 poin (0,69%) pada penutupan resmi 10 Agustus 2026.
- Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 16,11 triliun dari 837 emiten aktif.
- Sektor Transportasi & Logistik naik 6,21% menjadi satu-satunya sektor positif dari 11 indeks sektoral.
- Sektor Energi mencatat nilai transaksi terbesar sebesar Rp 6,03 triliun.
- Net asing seluruh pasar tercatat negatif sebesar Rp -855,66 juta.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.365,37 pada 10 Agustus 2026, turun 44,28 poin atau 0,69% dari penutupan hari sebelumnya. Dalam sesi yang sama, 306 emiten menguat sementara 340 melemah dari total 837 saham aktif. Nilai transaksi seluruh pasar tercatat Rp 16,11 triliun dengan tekanan aliran keluar asing sebesar Rp -855,66 juta.
Ringkasan Cepat
- IHSG ditutup di 6.365,37, turun 44,28 poin (0,69%) pada penutupan resmi 10 Agustus 2026.
- Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 16,11 triliun dari 837 emiten aktif.
- Sektor Transportasi & Logistik naik 6,21% ke 1.796,25, menjadi satu-satunya sektor positif.
- Sektor Energi mencatat nilai transaksi terbesar sebesar Rp 6,03 triliun, diikuti Barang Baku Rp 4,24 triliun.
- Net asing seluruh pasar tercatat negatif sebesar Rp -855,66 juta, menandakan aliran keluar dana asing.
Apakah IHSG Masih dalam Tren Negatif?
IHSG menutup sesi di bawah resistance intraday 6.462,74, yang juga menjadi high hari ini. Level support terdekat terletak di 6.362,76, sesuai dengan low intraday. Kedua angka ini murni merupakan high-low sesi terakhir dan bukan merupakan proyeksi harga untuk sesi berikutnya.
Perbandingan dengan Indeks Referensi
Seluruh indeks referensi juga melemah. LQ45 turun 0,96% ke 634,12, IDX30 turun 1,01% ke 355,76, dan IDX80 turun 1,15% ke 95,37. Indeks syariah JII melemah 0,89% ke 383,97, sedangkan KOMPAS100 turun 1,12% ke 835,34. Indeks High Dividend 20 (IDXHIDIV20) juga terkoreksi 0,95% ke 433,85.
Rotasi Sektor yang Terjadi di Pasar
Sektor Transportasi & Logistik menjadi sorotan utama dengan kenaikan 6,21% ke 1.796,25, meski nilai transaksinya hanya Rp 206,61 juta. Sementara itu, sembilan sektor lain menutup dalam zona negatif. Pola ini mengindikasikan adanya rotasi modal di mana investor bisa beralih ke sektor yang belum banyak Bergerak.
Kenaikan Hanya di Transportasi & Logistik
Sektor ini adalah satu-satunya entri dalam 11 indeks sektoral yang menutup di zona positif. Kenaikan 6,21% relatif tajam dibandingkan kinerja rata-rata sektor lain. Namun, nilai transaksi yang masih relatif kecil menunjukkan partisipasi pasar yang terbatas pada kelompok saham tertentu.
Tekanan di Sektor Infrastruktur dan Konsumen Primer
Infrastruktur menjadi sektor dengan performa terburuk, turun 1,25% ke 1.791,01. Dilanjutkan oleh Konsumen Primer yang melemah 1,37% ke 702,81. Sektor Energi turun 0,68% ke 3.084,85 meski memegang nilai transaksi terbesar. Barang Baku turun 0,20% ke 1.767,62.
Nilai Transaksi dan Arus Asing
Nilai transaksi sebesar Rp 16,11 triliun menunjukkan likuiditas pasar yang masih terjaga. Sektor Energi berkontribusi terbesar dengan Rp 6,03 triliun, disusul Barang Baku Rp 4,24 triliun dan Keuangan Rp 2,46 triliun. Tingginya transaksi di tengah harga yang turun mengindikasikan adanya tekanan jual yang masih dominan.
Pressure dari Asing Tetap Mencolok
Investor asing mencatatkan net selling sebesar Rp -855,66 juta untuk seluruh pasar. Keluar dana asing menjadi tekanan tambahan bagi IHSG dan indeks sektor lainnya. Tekanan ini umumnya mempengaruhi saham berkapitalisasi besar yang memiliki bobot tinggi dalam perhitungan indeks.
| Kode | Sektor | Penutupan | Perubahan (%) | Nilai Transaksi |
|---|---|---|---|---|
| IDXTRANS | Transportasi & Logistik | 1.796,25 | +6,21 | Rp 206,61 M |
| IDXFINANCE | Keuangan | 1.355,96 | -0,05 | Rp 2,46 T |
| IDXBASIC | Barang Baku | 1.767,62 | -0,20 | Rp 4,24 T |
| IDXCYCLIC | Konsumen Non-Primer | 957,70 | -0,23 | Rp 1,18 T |
| IDXTECHNO | Teknologi | 7.004,02 | -0,36 | Rp 268,38 M |
| IDXPROPERT | Properti & Real Estat | 808,79 | -0,38 | Rp 274,11 M |
| IDXHEALTH | Kesehatan | 1.500,05 | -0,40 | Rp 151,20 M |
| IDXENERGY | Energi | 3.084,85 | -0,68 | Rp 6,03 T |
| IDXINDUST | Industri | 1.628,99 | -0,74 | Rp 1,36 T |
| IDXINFRA | Infrastruktur | 1.791,01 | -1,25 | Rp 1,22 T |
| IDXNONCYC | Konsumen Primer | 702,81 | -1,37 | Rp 707,39 M |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang menyebabkan kenaikan sektor Transportasi & Logistik?
Sektor Transportasi & Logistik menutup naik 6,21% ke 1.796,25, menjadi satu-satunya sektor positif dari 11 indeks sektoral pada 10 Agustus 2026. Namun, data IDX tidak menyertakan alasan spesifik di balik pergerakan tersebut, dan nilai transaksinya hanya Rp 206,61 juta, yang termasuk kecil dibanding sektor lain.
Bagaimana kinerja IHSG dibandingkan dengan indeks referensi lain?
IHSG turun 0,69% menjadi 6.365,37. Indeks referensi juga umumnya melemah: LQ45 turun 0,96% ke 634,12, IDX80 turun 1,15% ke 95,37, dan KOMPAS100 turun 1,12% ke 835,34. Indeks IDX30 melemah 1,01% ke 355,76, sementara JII turun 0,89% ke 383,97 dan IDXHIDIV20 turun 0,95% ke 433,85.
Apakah arus asing masih negatif?
Ya. Data IDX mencatat net asing seluruh pasar sebesar Rp -855,66 juta pada 10 Agustus 2026, yang berarti investor asing mencatatkan aliran keluar dana. Tekanan ini berkontribusi terhadap tekanan jual yang dialami IHSG dan indeks sektor.
Metodologi dan Sumber Data
Data dalam analisis ini diambil dari resmi PT Bursa Efek Indonesia (IDX) pada tanggal 10 Agustus 2026. Sumber yang digunakan adalah Trading Summary untuk data nilai transaksi dan net asing, Index Summary untuk data indeks saham dan indeks sektor, serta data penutupan resmi. Level support dan resistance dihitung berdasarkan high-low intraday sesi terakhir. Data bersifat historis untuk hari tersebut dan tidak mengandung proyeksi harga masa depan.
Artikel ini disajikan untuk tujuan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek apapun. Pasar modal memiliki risiko tinggi; pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen sebelum mengambil keputusan investasi. Semua data diambil dari sumber terpercaya, tetapi tidak menjamin kelengkapan atau akurasi mutlak.
Baca juga
- IHSG Turun 0,69% di 6.365,37, DSSA Pimpin Net Buy Asing
- IHSG Melemah 0,69% di Sesi Kedua, FORU Tertekan Paling Dalam -15%
- The Next Multi Bagger Cepat Tahun Ini, Induk Sudah Naik 50% Dalam Seminggu, Pengendali Masih Akumulasi Saham Ini
- IHSG Melemah 0,49% ke 6.378,40; DEWA Pimpin Nilai Transaksi Saat Ini
Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 10 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.
