IHSG Naik 1,04% ke 6.409,65, Infrastruktur Pimpin Sektor

IHSG naik 1,04% ke 6.409,65, sektor infrastruktur pimpin — 7 Agustus 2026 — grafik Kinerja 11 Indeks Sektoral IDX — 2026-08-07, sumber data IDX 7 Agustus 2026

Poin utama:

  • IHSG ditutup naik 1,04% ke 6.409,65 pada 7 Agustus 2026.
  • Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 15,27 triliun dengan 834 emiten aktif.
  • Sektor infrastruktur memimpin dengan kenaikan 2,17%, diikuti barang baku 1,63%.
  • Arus dana asing bersih positif Rp 934,94 juta.
  • Indeks JII naik 1,81% ke 387,40, menjadi indeks dengan gain terbesar.

ROTASI SEKTOR

IHSG ditutup pada 6.409,65, naik 65,94 poin atau 1,04% dari level penutupan sebelumnya pada 7 Agustus 2026. Kenaikan ini diikuti oleh 373 saham naik melawan 245 saham turun, dengan total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 15,27 triliun. Sektor infrastruktur mencatat kenaikan persentase terbesar sepanjang sesi.

Ringkasan Cepat

  • IHSG ditutup di 6.409,65, naik 65,94 poin (+1,04%) pada 7 Agustus 2026.
  • Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 15,27 triliun dari 834 emiten aktif.
  • Sektor infrastruktur memimpin kenaikan sebesar 2,17% ke level 1.813,59.
  • Arus dana asing bersih positif sebesar Rp 934,94 juta.
  • Indeks JII naik 1,81% ke 387,40, menjadi indeks dengan gain terbesar.

Apa yang Didorong Kenaikan IHSG?

Rotasi sektor menjadi pendorong utama kenaikan indeks pada 7 Agustus 2026. Investor aktif memindahkan aliran dana ke sektor sumber daya alam dan infrastruktur, meninggalkan sektor konsumen non-primer yang melemah 0,69%. Kondisi ini terjadi meski arus dana asing masih terbatas, dengan net inflow tercatat Rp 934,94 juta. Kapitalisasi pasar seluruhnya mencapai Rp 11.211,81 triliun di penutupan.

Bagaimana Performa 11 Indeks Sektoral IDX?

Sebelas indeks sektoral menunjukkan pergerakan heterogen pada 7 Agustus 2026. Sepuluh dari sebelas sektor menutup positif, dengan infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi 2,17%. Hanya konsumen non-primer yang tertutup minus 0,69%, menandakan rotasi dari defensif ke cyclikal. Energi menjadi kontributor terbesar nilai transaksi Rp 4,48 triliun.

Infrastruktur dan Barang Baku Menempati Posisi Terdepan

Indeks infrastruktur (IDXINFRA) naik 2,17% ke level 1.813,59, didorong oleh nilai transaksi Rp 1,14 triliun. Sementara itu, sektor barang baku menguat 1,63% ke 1.771,12 dengan transaksi Rp 3,60 triliun, menyerap volume terbesar kedua. Kombinasi kedua sektor ini berkontribusi signifikan terhadap kenaikan IHSG sebesar 65,94 poin.

Konsumen Non-Primer Satu-satunya Pendorong Minus

Indeks konsumen non-primer (IDXCYCLIC) menjadi satu-satunya sektor yang tertutup negatif, turun 0,69% ke 959,87. Kinerja lemah ini diikuti properti & real estat yang hanya naik 1,16% ke 811,89. Sementara konsumen primer justru naik 1,25% ke 712,58.

Kinerja 11 Indeks Sektoral IDX — 7 Agustus 2026. Sumber: IDX Trading Summary.
Sektor Kode Penutupan Perubahan (%) Nilai Transaksi
Infrastruktur IDXINFRA 1.813,59 +2,17 Rp 1,14 triliun
Barang Baku IDXBASIC 1.771,12 +1,63 Rp 3,60 triliun
Konsumen Primer IDXNONCYC 712,58 +1,25 Rp 731,89 juta
Teknologi IDXTECHNO 7.029,35 +1,25 Rp 178,28 juta
Energi IDXENERGY 3.106,09 +1,22 Rp 4,48 triliun
Properti & Real Estat IDXPROPERT 811,89 +1,16 Rp 350,28 juta
Transportasi & Logistik IDXTRANS 1.691,20 +0,37 Rp 63,39 juta
Industri IDXINDUST 1.641,10 +0,34 Rp 1,18 triliun
Keuangan IDXFINANCE 1.356,64 +0,31 Rp 2,93 triliun
Kesehatan IDXHEALTH 1.506,10 +0,11 Rp 154,24 juta
Konsumen Non-Primer IDXCYCLIC 959,87 -0,69 Rp 1,30 triliun

Bagaimana Kondisi Indeks Benchmark dan Saham Syariah?

Semua indeks benchmark menutup positif pada 7 Agustus 2026. LQ45 naik 1,50% ke 640,29, IDX30 naik 1,45% ke 359,40, dan KOMPAS100 naik 1,45% ke 844,82. Indeks syariah JII mencatat kenaikan terbesar 1,81% ke 387,40, diikuti IDXHIDIV20 1,11% ke 438,02. Pergerakan seragam menunjukkan broad-based rally lintas kapitalisasi pasar.

LQ45 dan IDX30 Menguat Seiring IHSG

LQ45 ditutup di 640,29 (+1,50%), merepresentasikan 45 saham likuid terbesar. Indeks ini menandakan partisipasi luas dari blue chip dalam kenaikan pasar. IDX30 naik 1,45% ke 359,40, sementara IDX80 menguat 1,52% ke 96,47. Semua indeks besar menutup di atas 1,3%, mengonfirmasi sentimen positif yang menyebar luas.

Level Teknikal IHSG untuk Sesi Berikutnya

Data intraday hari ini menunjukkan support di 6.347,43 dan resistance di 6.409,65. Indeks ditutup tepat di resistance, menciptakan konteks teknikal yang menarik untuk sesi berikutnya. Jika volume memadai, kenaikan lanjutan dapat membawa IHSG melewati resistance. Sebaliknya, konsolidasi ke area support lebih mungkin jika profit-taking muncul. Penting untuk diingat bahwa angka support dan resistance ini murni high-low sesi terakhir, bukan rekomendasi atau proyeksi harga.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana kinerja IHSG pada penutupan 7 Agustus 2026?

IHSG ditutup di 6.409,65, naik 65,94 poin atau 1,04% dari penutupan sebelumnya. Indeks mencapai level tertinggi intraday 6.409,65 dan terendah 6.347,43. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.211,81 triliun, dengan 373 saham naik dan 245 saham turun. Kinerja ini didorong oleh rotasi sektor ke infrastruktur dan barang baku.

Sektor apa yang paling menguat dan melemah pada 7 Agustus 2026?

Sektor infrastruktur memimpin kenaikan 2,17% ke level 1.813,59, diikuti barang baku 1,63% dan konsumen primer 1,25%. Sektor konsumen non-primer menjadi satu-satunya yang melemah 0,69% ke 959,87, menandakan rotasi dari defensif ke cyclikal. Energi juga menguat 1,22% menjadi kontributor terbesar nilai transaksi Rp 4,48 triliun.

Bagaimana arus dana asing pada penutupan 7 Agustus 2026?

Arus dana asing mencatatkan net inflow Rp 934,94 juta sepanjang sesi. Angka ini menunjukkan kembali kepercayaan investor asing terhadap pasar domestik, walau masih terbatas dibanding total transaksi Rp 15,27 triliun. Inflow ini berkontribusi pada kenaikan broad-based di indeks utama dan saham syariah JII yang naik 1,81%.

Metodologi dan Sumber Data

Data dalam artikel ini diambil dari laporan Trading Summary Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk tanggal 7 Agustus 2026. Semua angka penutupan indeks, nilai transaksi, dan arus dana asing sesuai publikasi resmi IDX. Level support dan resistance bersifat historis intraday dan bukan merupakan rekomendasi atau proyeksi harga. Data hanya mencakup sesi reguler dan tidak termasuk transaksi after-hours. Pengguna disarankan untuk merujuk laporan resmi IDX untuk verifikasi data terbaru.

Investasi di pasar modal memiliki risiko, termasuk kemungkinan kerugian modal. Data dan analisis dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan ajakan beli atau jual. Pastikan Anda memahami risiko sebelum berinvestasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan independen untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan profil risiko Anda.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 7 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.