Poin utama:
- IHSG pukul 10:50 WIB berada di 6.301,33 (+0,53%) dari penutupan 11 Agustus 2026 di 6.267,88.
- ISAT memimpin kenaikan +18,14% ke Rp 2.540,00, diikuti MDIA +15,45% ke Rp 284,00.
- Dari 400 saham dipantau, 231 saham naik dan 95 turun dengan nilai transaksi Rp 5,88 triliun.
- Net asing seluruh pasar sebesar Rp -268,66 juta menunjukkan tekanan jual asing.
- Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,96 triliun dari 832 saham aktif.
Pukul 10:50 WIB, IHSG berada di 6.301,33 atau menguat 0,53% (33,45 poin) dari penutupan resmi 11 Agustus 2026 di 6.267,88. Penutupan kemarin tercatat melemah 1,53% atau 97,49 poin dengan level harian 6.388,58 dan 6.230,10. Saham ISAT memimpin kenaikan dengan +18,14%, sementara dari 832 saham aktif, 148 saham naik dan 567 turun. Data intraday ini tertunda sekitar 10 menit dan bukan merupakan penutupan resmi.
Ringkasan Cepat
- IHSG pukul 10:50 WIB berada di 6.301,33 (+0,53% atau +33,45 poin) dari penutupan resmi 11 Agustus 2026 di 6.267,88. Penutupan kemarin indeks melemah 1,53% atau 97,49 poin.
- ISAT menjadi kenaikan persentase terbesar dengan +18,14% ke harga Rp 2.540,00 dari 400 saham dipantau, diikuti MDIA +15,45% ke Rp 284,00.
- Dari 400 saham dipantau, 231 saham naik dan 95 turun, dengan nilai transaksi di dalam daftar 400 teratas sebesar Rp 5,88 triliun.
- Net asing seluruh pasar tercatat Rp -268,66 juta, menandakan arus jual asing yang masih berlanjut sejak pembukaan.
- Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,96 triliun dari 832 saham aktif, dengan sektor Non-Energy Minerals paling dominan dalam daftar saham paling ramai.
IHSG Menguat di Sesi Pagi Meski Penutupan Kemarin Melemah
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) adalah indeks utama yang mengukur kinerja seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pukul 10:50 WIB, indeks ini berada di level 6.301,33 atau menguat 0,53% (33,45 poin) dibandingkan penutupan resmi terakhir pada 11 Agustus 2026 yang terdaftar di 6.267,88. Penutupan kemarin mencatatkan pelemahan sebesar 1,53% atau 97,49 poin, dengan kapitalisasi pasar seluruh perusahaan tercatat mencapai Rp 10.955,42 triliun. Pergerakan positif pagi ini terjadi di tengah tekanan net asing jual sebesar Rp -268,66 juta, yang menunjukkan pembelian dari sisi domestik lebih kuat dari asing pada tahap awal sesi.
ISAT dan MDIA Pimpin Kenaikan Dua Digit
ISAT (PT Indosat Tbk Class B) mencatat kenaikan +18,14% menjadi kenaikan persentase terbesar, dengan harga naik ke Rp 2.540,00 dan nilai transaksi Rp 202,48 juta dari 400 saham dipantau. Saham sektor komunikasi ini menempati posisi teratas dalam daftar kenaikan persentase, meskipun dalam peringkat nilai transaksi harian masih berada di posisi kesebelas. MDIA (PT Intermedia Capital Tbk) menguat +15,45% ke Rp 284,00 dengan nilai transaksi Rp 207,76 juta, yang sedikit lebih tinggi dari ISAT secara nominal. Kedua saham ini menjadi motor penggerak kenaikan di sektor consumer services dan communications.
Daftar Top Gainer dan Top Loser Sesi Berjalan
Berdasarkan pantauan terhadap 400 saham selama sesi pagi hingga 10:50 WIB, terdapat delapan saham yang mencatat kenaikan di atas 7%. ISEA (PT Indo American Seafoods Tbk) naik +12,82% ke Rp 88,00, IRSX +9,52% ke Rp 368,00, TMPO +9,09% ke Rp 168,00, IKAN +8,05% ke Rp 94,00, SWID +7,92% ke Rp 109,00, dan KBLV +7,86% ke Rp 151,00. Sebaliknya, BAIK tertekan paling dalam dengan -15,00% ke Rp 476,00, diikuti GIAA -7,79% ke Rp 71,00, GGRM -4,59% ke Rp 19.725,00, CSMI -3,70% ke Rp 104,00, dan JELI -3,65% ke Rp 660,00. Keterangan penting: angka ini diambil dari daftar teramai yang diurutkan berdasarkan nilai transaksi, sehingga ranking persentase kenaikan/penurunan mungkin berbeda dari urutan nilai.
Saham Paling Ramai dan Konsentrasi Likuiditas
CUAN menjadi saham paling ramai dengan nilai transaksi Rp 463,06 juta pada kenaikan +6,25% ke Rp 765,00, meskipun secara persentase bukan yang tertinggi. TPIA mengikuti dengan nilai transaksi Rp 320,42 juta (+1,45%), PTRO Rp 292,61 juta (+5,48%), DSSA Rp 259,34 juta (+2,65%), dan IATA Rp 231,03 juta (+1,59%). Kelima saham ini berasal dari sektor Non-Energy Minerals, Industrial Services, dan Energy Minerals, yang menunjukkan konsentrasi likuiditas pada perusahaan basic industries dan energi.
Tabel Saham Paling Ramai di Sesi Pagi
| Kode | Nama | Harga (Rp) | Perubahan (%) | Nilai Transaksi |
|---|---|---|---|---|
| CUAN | PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk | 765 | +6,25 | Rp 463,06 juta |
| TPIA | PT Chandra Asri Pacific Tbk | 2.100 | +1,45 | Rp 320,42 juta |
| PTRO | PT Petrosea Tbk | 5.200 | +5,48 | Rp 292,61 juta |
| DSSA | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk | 970 | +2,65 | Rp 259,34 juta |
| IATA | PT Karya Pacific Energy Tbk | 128 | +1,59 | Rp 231,03 juta |
Arus Asing dan Nilai Transaksi Seluruh Pasar
Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,96 triliun dari 832 saham aktif, dengan 148 saham naik dan 567 turun. Dari subset 400 saham yang dipantau, nilai transaksi tercatat Rp 5,88 triliun dengan komposisi 231 saham naik dan 95 turun. Arus asing menunjukkan tekanan jual dengan net asing seluruh pasar sebesar Rp -268,66 juta. Selain itu, indeks pendamping juga bergerak positif: LQ45 di 627,45 (+0,26%), IDX30 di 351,42 (+0,01%), dan KOMPAS100 di 826,03 (+0,47%). Net asing negatif ini mengindikasikan bahwa investor asing masih melakukan penjualan bersih sebesar Rp 268,66 juta sejak pembukaan hingga saat ini.
Indeks Pendamping Juga Bergerak Positif
Selain IHSG, indeks-indeks pendamping juga menunjukkan kenaikan di sesi pagi. Indeks LQ45 yang mengukur 45 saham likuid terbesar berada di 627,45 (+0,26% atau +1,66 poin). IDX30, yang menampilkan 30 saham besar, berada di 351,42 (+0,01% atau +0,03 poin). KOMPAS100 menguat ke 826,03 (+0,47% atau +3,86 poin). Meskip IDX30 hampir datar, keseluruhan indeks tetap berada di zona hijau, sejalan dengan kenaikan 231 saham dari 400 saham dipantau. Level tinggi intraday untuk IHSG tercatat di 6.333,41 dan terendah di 6.272,30.
Sektor Non-Energy Minerals Menarik Likuiditas Terbesar
Dari lima saham paling ramai, tiga saham berasal dari sektor Non-Energy Minerals: CUAN, BUMI, dan BRPT. CUAN (PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk) berada di puncak dengan nilai transaksi Rp 463,06 juta pada kenaikan +6,25% ke Rp 765,00. BUMI (PT Bumi Resources Tbk Class A) menguat +1,12% ke Rp 180,00 dengan nilai transaksi Rp 214,35 juta, sedangkan BRPT (PT Barito Pacific Tbk) naik +3,30% ke Rp 1.880,00 dengan nilai transaksi Rp 213,61 juta. Konsentrasi likuiditas di sektor ini mengindikasikan minat investor terhadap perusahaan tambang dan sumber daya alam non-energi di tengah sesi pagi.
Dengan total kapitalisasi pasar Rp 10.955,42 triliun pada penutupan 11 Agustus 2026, sektor Non-Energy Minerals menjadi penyumbang likuiditas signifikan. Sektor Energy Minerals juga terlihat aktif melalui DSSA (+2,65%) dan IATA (+1,59%), menandakan diversifikasi aliran dana ke perusahaan energi konvensional dan baru.
Topik Pencarian Indonesia: Pasar Modal Tak Masuk Tren
Berdasarkan Google Trends untuk wilayah Indonesia pada 12 Agustus 2026, tidak ada topik trending yang menyangkut pasar modal. Tren pencarian hari ini didominasi oleh topik umum seperti sutrimo, merdeka run, dan hut ri 81. Artinya, pergerakan saham pagi ini tidak diiringi peningkatan minat pencarian terkait pasar modal di mesin pencari Google. Para investor ritel dan calon investor tampak lebih fokus pada acara nasional dibanding pergerakan bursa.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa performa IHSG dibanding penutupan resmi terakhir?
Pukul 10:50 WIB, IHSG berada di 6.301,33 atau menguat 0,53% (33,45 poin) dibanding penutupan resmi 11 Agustus 2026 di 6.267,88. Pada penutupan kemarin, indeks melemah 1,53% atau 97,49 poin, dengan kapitalisasi pasar Rp 10.955,42 triliun. Data intraday tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.
Siapa saham dengan kenaikan dan penurunan paling besar di sesi pagi?
ISAT memimpin kenaikan dengan +18,14% ke harga Rp 2.540,00, disusul MDIA +15,45% ke Rp 284,00. Di sisi lain, BAIK menjadi penurun paling dalam dengan -15,00% ke Rp 476,00, disusul GIAA -7,79% ke Rp 71,00. Keduanya tergolong dalam 400 saham dipantau pagi ini dengan nilai transaksi masing-masing Rp 202,48 juta dan Rp 38,82 juta.
Apakah ada tren pencarian yang berkaitan dengan pasar modal hari ini?
Berdasarkan Google Trends untuk Indonesia pada 12 Agustus 2026, tidak ada topik trending yang menyangkut pasar modal. Tren pencarian hari ini didominasi oleh topik umum seperti sutrimo, merdeka run, dan hut ri 81. Artinya, pergerakan saham pagi ini tidak diiringi peningkatan minat pencarian terkait pasar modal.
Metodologi dan Sumber Data
Data dalam artikel ini bersumber dari Ringkasan Perdagangan (Trading Summary) dan Ringkasan Indeks (Index Summary) Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk tanggal 11 Agustus 2026 sebagai penutupan resmi terakhir, serta data intraday tertunda sekitar 10 menit per 10:50 WIB tanggal 12 Agustus 2026 dari TradingView. Data hanya mencakup 400 saham dipantau di sesi pagi dan tidak menyertakan nama bandar atau sekuritas. Semua angka telah diformat sesuai standar Indonesian Number Formatting.
Artikel ini hanya untuk informasi pasar. Data adalah fakta pasar yang tidak dimaksudkan sebagai ajakan investasi. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan independen sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca juga
- CUAN Pimpin Nilai Transaksi di Pembukaan, IHSG Naik 0,77% ke 6.316,25
- IHSG Turun 1,53% ke 6.267,88, TPIA Pimpin Nilai Transaksi
- SULI-BAIK Tertekan 14%, IHSG Melemah 1,53% ke 6.267,88 Sesi Kedua
- DEWA Pimpin Nilai Transaksi, IHSG Melemah 0,87% ke 6.309,90
Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 11 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.
