MDIA Pimpin Nilai Transaksi Rp 278,35 M, IHSG 6.408,27 di Pembukaan

Grafik 8 saham teramai sesi berjalan IHSG 19/8 pukul 09:20 WIB — grafik Saham Teramai Sesi Berjalan — 19/08 09:20 WIB, sumber data IDX 18 Agustus 2026

Poin utama:

  • IHSG berada di 6.408,27 (-0,64% / -41,56 poin) pada 19 Agustus pukul 09:20 WIB, data tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.
  • MDIA mencatat nilai transaksi terbesar Rp 278,35 M, disusul DOOH Rp 241,63 M dan INET Rp 225,15 M pada sesi berjalan.
  • Dari 400 saham yang dipantau, 137 menguat dan 183 melemah pada data pukul 09:20 WIB.
  • Pada penutupan resmi 18 Agustus, IHSG ditutup 6.449,83 dengan total nilai transaksi Rp 13,68 T dan net asing Rp -674,23 M.
  • Topik sahamb byan mencatat perkiraan lebih dari 500 pencarian di Google Trends Indonesia hari ini.

IHSG berada di 6.408,27 atau melemah 0,64% (-41,56 poin) pada pembukaan Rabu (19/8) pukul 09:20 WIB, tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi, setelah ditutup 6.449,83 pada 18 Agustus. MDIA memimpin nilai transaksi Rp 278,35 M di tengah 835 saham aktif.

Ringkasan Cepat

  • IHSG berada di 6.408,27, melemah 0,64% (-41,56 poin), pada 19 Agustus pukul 09:20 WIB; angka tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.
  • MDIA mencatat nilai transaksi terbesar Rp 278,35 M pada sesi berjalan, disusul DOOH Rp 241,63 M dan INET Rp 225,15 M.
  • Indeks LQ45 630,44 (-0,09%), IDX30 352,38 (-0,03%), dan KOMPAS100 829,35 (-0,16%) kompak melemah di pembukaan.
  • Sebanyak 137 saham menguat dan 183 melemah dari 400 saham yang dipantau pada data pukul 09:20 WIB.
  • Pada penutupan resmi 18 Agustus, IHSG ditutup 6.449,83 dengan total nilai transaksi Rp 13,68 T dan net asing Rp -674,23 M.

Arah Indeks Acuan di Pembukaan

Indeks adalah ukuran statistik yang merepresentasikan pergerakan rata-rata harga sekumpulan saham. Pada pukul 09:20 WIB, indeks acuan COMPOSITE berada di 6.408,27, turun 0,64% atau 41,56 poin dari posisi penutupan resmi 6.449,83 pada 18 Agustus.

Indeks lainnya juga bergerak di zona merah. LQ45 berada di 630,44 (-0,09%), IDX30 di 352,38 (-0,03%), dan KOMPAS100 di 829,35 (-0,16%) pada data yang sama.

LQ45 berisi 45 saham paling likuid, IDX30 merupakan 30 saham unggulan, dan KOMPAS100 mencakup 100 saham berkapitalisasi besar. Rentang harian indeks acuan bergerak antara 6.373,81 hingga 6.420,16.

Angka intraday bersifat tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Data final baru terbit setelah bursa tutup pada sore hari.

Saham yang Paling Ramai Ditransaksikan

Nilai transaksi mencerminkan total uang yang berpindah tangan pada sebuah saham, dan menjadi indikator likuiditas paling langsung. Delapan saham di bawah ini mencatat nilai transaksi tertinggi pada sesi berjalan pukul 09:20 WIB.

Nilai transaksi delapan saham teramai sesi berjalan, data IDX tertunda pukul 09:20 WIB (19/8/2026) melalui TradingView.
Emiten Nama Harga (Rp) Perubahan (%) Nilai Transaksi
MDIA PT Intermedia Capital Tbk 280 13,82 Rp 278,35 M
DOOH PT Era Media Sejahtera Tbk 326 10,88 Rp 241,63 M
INET PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk 310 6,16 Rp 225,15 M
KIJA PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 191 15,06 Rp 168,93 M
BBRI PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 3.070 -0,32 Rp 96,67 M
BBCA PT Bank Central Asia Tbk 6.350 0,79 Rp 90,58 M
TPIA PT Chandra Asri Pacific Tbk 1.970 0,25 Rp 89,03 M
BMRI PT Bank Mandiri Tbk 4.150 0,00 Rp 73,08 M

Mengapa MDIA Memimpin

MDIA mencatat nilai transaksi Rp 278,35 M sekaligus menguat 13,82% ke Rp 280. Posisinya sebagai emiten dengan nilai transaksi terbesar belum mencerminkan klaim kinerja keuangan, melainkan tingginya minat beli dan jual pada saham tersebut.

DOOH menyusul dengan nilai transaksi Rp 241,63 M dan naik 10,88% ke Rp 326. INET melengkapi tiga besar dengan Rp 225,15 M dan penguatan 6,16% ke Rp 310.

Bank Besar Juga Ramai

Tiga bank berkapitalisasi besar masuk daftar delapan teramai. BBRI mencatat nilai transaksi Rp 96,67 M meski melemah 0,32% ke Rp 3.070, sementara BBCA naik 0,79% ke Rp 6.350 dengan nilai Rp 90,58 M.

BMRI stagnan di Rp 4.150 (0,00%) dengan nilai transaksi Rp 73,08 M. Kehadiran bank-bank ini mencerminkan likuiditas rutin pada saham indeks LQ45 yang ditransaksikan investor institusi maupun ritel.

Top Gainers dan Losers Sesi Berjalan

Gainer adalah saham dengan kenaikan harga tertinggi, sedangkan loser adalah yang melemah paling dalam pada periode yang sama. KIJA memimpin daftar penguat dengan naik 15,06% ke Rp 191 dan nilai transaksi Rp 168,93 M.

Penguat lainnya mencakup BEEF yang naik 14,98% ke Rp 476 dan MDIA 13,82% ke Rp 280. Di sisi berlawanan, BYAN menjadi pelemah terdalam dengan turun 12,74% ke Rp 15.075 meski nilai transaksinya hanya Rp 19,18 M.

Saham dengan penurunan mencolok lainnya adalah FAST yang melemah 12,08% ke Rp 466 dan TEBE turun 10,50% ke Rp 1.535. Total 183 saham melemah dari 400 yang dipantau, lebih banyak ketimbang 137 saham yang menguat.

Likuiditas dan Nilai Transaksi Pasar

Nilai transaksi 400 saham yang dipantau mencapai Rp 2,87 T pada data pukul 09:20 WIB. Angka itu baru mencerminkan sesi pembukaan dan belum setara dengan total harian penutupan.

Sebagai pembanding, pada penutupan resmi 18 Agustus, total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 13,68 T. Net asing seluruh pasar tercatat Rp -674,23 M, menunjukkan tekanan jual asing bersih di hari sebelumnya.

Jumlah saham aktif mencapai 835 pada perdagangan 18 Agustus, dengan 419 saham menguat dan 248 melemah. Perbandingan itu membantu pembaca melihat bahwa sesi berjalan 19 Agustus masih menyimpan risiko arah yang belum menentu.

Minat Pencarian saham byan di Google Trends

Google Trends mencatat topik saham byan dengan perkiraan lebih dari 500 pencarian di Indonesia pada hari ini. Ini adalah satu-satunya topik trending yang menyangkut pasar modal, sementara topik lain yang trending tidak berkaitan dengan bursa.

Minat pencarian itu beririsan dengan pergerakan BYAN di pasar, yang menjadi top loser sesi berjalan dengan penurunan 12,74% ke Rp 15.075. Pemberitaan terkait rumor akuisisi oleh Haji Isam turut memicu perhatian, termasuk efek spillover pada saham lain seperti JARR, TEBE, dan PGUN yang sempat rally.

Perlu dicatat bahwa volume pencarian bukan indikator arah harga. Data Google Trends hanya mengukur minat kata kunci, bukan rekomendasi transaksi atau kepastian fundamental emiten.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa IHSG melemah di pembukaan 19 Agustus?

Pada pukul 09:20 WIB, IHSG berada di 6.408,27 atau turun 0,64% (-41,56 poin) dari penutupan resmi 6.449,83 pada 18 Agustus. Angka bersifat tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi; data final terbit setelah bursa tutup. Penurunan itu sejalan dengan 183 saham melemah dari 400 yang dipantau.

Saham apa yang paling ramai ditransaksikan?

MDIA mencatat nilai transaksi terbesar Rp 278,35 M pada sesi berjalan pukul 09:20 WIB, disusul DOOH Rp 241,63 M dan INET Rp 225,15 M. Ketiganya juga masuk daftar penguat dengan MDIA naik 13,82% dan INET naik 6,16% pada data yang sama.

Apa hubungan pencarian saham byan dengan pasar hari ini?

Google Trends mencatat topik saham byan dengan perkiraan lebih dari 500 pencarian di Indonesia, satu-satunya topik trending yang menyangkut pasar modal. Saham BYAN sendiri menjadi top loser sesi berjalan dengan penurunan 12,74% ke Rp 15.075, di tengah rumor akuisisi yang ramai diberitakan.

Metodologi dan Sumber Data

Angka intraday bersumber dari TradingView yang menampilkan data Bursa Efek Indonesia (IDX) tertunda sekitar 10 menit, diambil pada 19 Agustus 2026 pukul 09:20 WIB. Data penutupan resmi 6.449,83, total nilai transaksi Rp 13,68 T, dan net asing Rp -674,23 M merujuk pada Index Summary serta Trading Summary IDX per 18 Agustus 2026.

Keterbatasan data: angka sesi berjalan bukan penutupan resmi dan dapat berubah hingga bursa tutup. Ringkasan pergerakan saham mengacu pada 400 saham yang dipantau, bukan seluruh emiten tercatat di papan utama.

Data pencarian bersumber dari Google Trends Daily Search Trends untuk wilayah Indonesia. Estimasi volume berupa kisaran 500+, bukan angka pasti, dan tidak merepresentasikan volume transaksi di pasar modal.

Disclaimer Risiko

Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi berdasarkan data pasar tertunda dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual efek apa pun. Harga saham dapat berubah cepat dan setiap keputusan investasi menyimpan risiko kerugian, termasuk kehilangan seluruh modal. Pembaca disarankan berkonsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum bertransaksi.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 18 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.