INET dan JARR Pimpin Kenaikan di Sesi Pagi, IHSG Naik ke 6.478,07

INET dan JARR Pimpin Kenaikan, IHSG Naik ke 6.478,07 — grafik Top Gainer Sesi Berjalan — 18/08 11:50 WIB, sumber data IDX 14 Agustus 2026

Poin utama:

  • IHSG berada di 6.478,07 pukul 11:50 WIB, naik 76,19 poin (1,19%) dari penutupan resmi 14 Agustus 2026 sebesar 6.401,89.
  • Total nilai transaksi seluruh pasar tercatat Rp 11,03 triliun, dengan 400 saham teratas mencatat Rp 7,98 triliun.
  • Net asing seluruh pasar tercatat penjualan bersih sebesar Rp 391,99 juta.
  • INET memimpin nilai transaksi saham individual dengan Rp 388,22 juta, disusul CUAN sebesar Rp 364,70 juta.
  • JARR menjadi top gainer persentase dengan kenaikan 24,88%, disusul INET naik 23,08%.

IHSG berada di 6.478,07 pada pukul 11:50 WIB, naik 76,19 poin atau 1,19% dari penutupan resmi 6.401,89 pada 14 Agustus 2026. Indeks menguat di tengah rebound sektor komunikasi dan mineral non-energi, dengan 233 saham naik dan 99 melemah dari 400 saham dipantau. Total nilai transaksi seluruh pasar tercatat Rp 11,03 triliun.

Ringkasan Cepat

  • IHSG berada di 6.478,07 pukul 11:50 WIB, naik 1,19% atau 76,19 poin dari penutupan resmi 14 Agustus 2026 sebesar 6.401,89.
  • Total nilai transaksi seluruh pasar tercatat Rp 11,03 triliun, dengan 400 saham teratas mencatat Rp 7,98 triliun.
  • Net asing seluruh pasar berada di Rp -391,99 juta (penjualan bersih asing).
  • INET memimpin nilai transaksi saham tunggal sebesar Rp 388,22 juta, disusul CUAN sebesar Rp 364,70 juta.
  • JARR menjadi top gainer dengan kenaikan 24,88%, disusul INET naik 23,08%.

Konstruksi Kenaikan IHSG di Tengah Pergerakan Campuran

Kontribusi Saham Teratas

INET memimpin nilai transaksi saham individual di sesi pagi dengan Rp 388,22 juta atau kenaikan 23,08% ke harga Rp 288. Saham ini juga menempati posisi kedua sebagai top gainer persentase hari ini. CUAN menempati posisi kedua nilai transaksi dengan Rp 364,70 juta, meskipun Bergerak di zona negatif -0,75% ke Rp 1.995. Dari 400 saham dipantau, 233 saham menguat dan 99 melemah, menunjukkan selectivitas beli di lapangan perdagangan.

ISAT, satu-satunya saham telekomunikasi lain dalam kelompok teramai, menguat 2,36% ke Rp 2.600 dengan nilai Rp 311,04 juta. Di bagian daftar teratas, MDIA juga mencatat kenaikan 13,82% ke Rp 280 dengan nilai Rp 278,35 juta. Kelima saham ini berasal dari sektor komunikasi dan consumer services, menunjukkan rotasi dana ke sektor defensif dan teknologi.

Arus Asing dan Dampaknya

Net asing seluruh pasar tercatat penjualan bersih sebesar Rp 391,99 juta pada pukul 11:50 WIB. Artinya investor asing masih mengevaluasi portofolio meskipun indeks utama menguat. Kekuatan pasar hari ini didorong terutama oleh beli domestik di sektor komunikasi dan mineral non-energi, yang menutupi arus keluar asing.

Dengan kapitalisasi pasar seluruh pasar di Rp 11.243,35 triliun, arus keluar asing sebesar Rp 391,99 juta relatif kecil. Namun jika pola penjualan bersih berlanjut sepanjang hari, tekanan pada rupiah dan obligasi bisa muncul menjelang penutupan.

Sektor dan Saham Unggulan Hari Ini

Komunikasi dan Mineral Non-Energi Memimpin Transaksi

Sektor komunikasi menjadi salah satu pilar penguat IHSG hari ini. INET naik 23,08% ke Rp 288 dengan nilai transaksi Rp 388,22 juta, sementara ISAT menguat 2,36% ke Rp 2.600 dengan nilai Rp 311,04 juta. Kedua saham ini menguat berkat sentimen positif sektor digital dan infrastruktur telekomunikasi.

Sektor non-energi minerals juga ramai diwakili CUAN (Rp 364,70 juta), BRMS (Rp 277,75 juta, +5,65%), BUMI (Rp 277,21 juta, +2,21%), dan ANTM (Rp 181,41 juta, +1,95%). Perjalanan harga komoditas batubara dan nikel menjadi faktor pendukung utama sektor ini. Emiten perbankan BBCA dan BMRI juga tetap ramai, masing-masing mencatat nilai Rp 268,60 juta dan Rp 233,89 juta, menandakan likuiditas tinggi di lantai bursa.

Top Gainer dan Top Loser dalam Sesi Berjalan

Delapan saham dengan kenaikan terbesar hari ini semuanya melonjak lebih dari 14%. JARR memimpin dengan +24,88% ke Rp 2.510, disusul INET +23,08% ke Rp 288, TEBE +22,55% ke Rp 1.685, GRPH +21,88% ke Rp 78, BYAN +19,97% ke Rp 17.275, ASLI +18,10% ke Rp 248, PADA +16,67% ke Rp 210, dan DOOH +14,29% ke Rp 336.

Dominasi saham bernilai kecil dalam daftar top gainer perlu diperhatikan. Kenaikan persentase tinggi pada saham dengan harga di bawah Rp 500 bisa jadi lebih volatil dan tidak mencerminkan fundamental perusahaan. Di sisi lain, TCPI tertekan 14,72% ke Rp 3.070, KOTA turun 7,34% ke Rp 164, dan FILM melemah 6,67% ke Rp 840. Keraguan pasar terhadap kinerja jangka pendek mendorong pembalikan dana dari sektor transportasi dan consumer services.

Top Gainer di Sesi Pagi: Analisis Grafik Pergerakan Terbesar

Daftar Kenaikan Terbesar 18 Agustus 2026

Berikut adalah delapan saham dengan kenaikan persentase terbesar pada sesi pagi pukul 11:50 WIB. Data ini diambil dari grafik top gainer sesi berjalan dan menunjukkan dominasi sektor komunikasi, industri, dan mineral. JARR memimpin daftar ini dengan kenaikan 24,88%, diikuti INET 23,08%, dan TEBE 22,55%. Semua saham dalam daftar ini mencatat kenaikan di atas 14%, menandakan optimisme lokal di lapangan perdagangan.

Sumber: TradingView (data IDX tertunda sekitar 10 menit); data diambil 18 Agustus 2026 pukul 11:50 WIB. Penutupan resmi terakhir 14 Agustus 2026.
Kode Perubahan Harga (%)
JARR +24,88
INET +23,08
TEBE +22,55
GRPH +21,88
BYAN +19,97
ASLI +18,10
PADA +16,67
DOOH +14,29

Analisis Indeks Terkait: LQ45, IDX30, dan KOMPAS100

Performa Indeks Penyusun IHSG

Selain IHSG, indeks LQ45 berada di 636,71 (+0,70%), IDX30 di 355,93 (+0,62%), dan KOMPAS100 di 836,25 (+0,87%). Semua indeks utama bergerak di zona positif pada sesi pagi, menandakan broadening participation di luar sekadar saham berkapitalisasi besar. Indeks LQ45 yang mengukur 45 saham likuiditas tinggi mencatat kenaikan lebih besar dari IDX30, mengindikasikan peran saham menengah dalam penguatan indeks.

Level tinggi hari ini menunjukkan bahwa pasar telah rebound secara signifikan dari level terendah intraday di 6.448,26. Rentang perdagangan yang lebar menandakan adanya repositioning portofolio oleh investor institusi dan asing menjelang akhir bulan.

Google Trends: BBRI Jadi Topik Pencarian Terkait Pasar Modal

Pencarian Massal di Tengah Perdagangan

Topik pencarian ‘bbri’ muncul sebagai satu-satunya kata kunci pasar modal yang trending di Google Trends Indonesia pada 18 Agustus 2026. Pencarian massal ini terjadi meskipun saham BRI tidak menempati posisi teratas dalam nilai transaksi hari ini. BBCA justru tercatat lebih ramai dengan nilai Rp 268,60 juta, sementara BBRI tidak masuk dalam daftar teramai. Fluktuasi pencarian massa bukan indikator transaksi langsung di lantai bursa.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa level IHSG saat ini dan apakah sudah penutupan resmi?

Per 18 Agustus 2026 pukul 11:50 WIB, IHSG berada di 6.478,07 atau naik 76,19 poin (1,19%). Angka ini masih intraday dan tertunda sekitar 10 menit dari lantai bursa, sehingga bukan penutupan resmi. Penutupan resmi terakhir tercatat sebesar 6.401,89 pada 14 Agustus 2026.

Mengapa INET dan JARR menjadi sorotan di sesi pagi?

INET memimpin nilai transaksi saham individual di sesi pagi dengan Rp 388,22 juta dan kenaikan 23,08% ke harga Rp 288. JARR menjadi top gainer persentase sebesar 24,88% ke Rp 2.510. Kedua saham tersebut masuk dalam daftar delapan saham dengan kenaikan terbesar di sesi berjalan 18 Agustus 2026.

Bagaimana kondisi arus asing di pasar saat ini?

Arus asing masih menunjukkan tekanan jual dengan catatan net asing seluruh pasar sebesar Rp -391,99 juta. Artinya investor asing tercatat melakukan penjualan bersih lebih besar daripada pembelian. Sementara itu, beli domestik menjadi pendorong utama kenaikan IHSG sebesar 1,19% ke 6.478,07 pada pukul 11:50 WIB.

Metodologi dan Sumber Data

Artikel ini menggunakan data intraday IDX yang disajikan oleh TradingView dengan tertunda sekitar 10 menit. Perhitungan indeks dan nilai transaksi bersumber dari IDX Index Summary dan Trading Summary. Data resmi penutupan terakhir adalah per 14 Agustus 2026. Data pencarian bersumber dari Google Trends Daily Search Trends geo=ID. Data hanya mencakup saham yang dipantau di 400 likuiditas teratas dan bukan laporan keuangan perusahaan.

Artikel ini hanya laporan pergerakan pasar berdasarkan data yang tersedia dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek. Investasi saham mengandung risiko, termasuk kemungkinan kerugian modal. Pembaca disarankan melakukan analisis mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 14 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.