TPIA dan CUAN Pimpin Transaksi Pembukaan, IHSG Naik 1,59% ke 6.401,89

Grafik saham teramai pembukaan 17 Agustus 2026 — grafik Saham Teramai Sesi Berjalan — 17/08 09:20 WIB, sumber data IDX 14 Agustus 2026

Poin utama:

  • IHSG berada di 6.401,89 (naik 100,12 poin/1,59%) pada pukul 09:20 WIB, sama dengan penutupan resmi 14 Agustus 2026.
  • TPIA memimpin nilai transaksi sebesar Rp 857,90 juta, diikuti CUAN dengan Rp 848,47 juta.
  • Dari 400 saham yang dipantau, 214 saham naik dan 117 turun.
  • Top gainer: ENRG (+32,57%), TEBE (+25,00%), BYAN (+20,00%). Top loser: BAIK (-14,85%), BABY (-14,71%).
  • Net asing seluruh pasar sebesar Rp -391,99 juta.

Saham TPIA dan CUAN menempati posisi teratas nilai transaksi di pembukaan perdagangan 17 Agustus 2026 pukul 09:20 WIB, masing-masing dengan nilai Rp 857,90 juta dan Rp 848,47 juta. IHSG berada di 6.401,89 atau naik 100,12 poin (1,59%) dari level pembukaan 6.296,59. Data ini tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.

Pergerakan positif ini terjadi meskipun investor asing mencatat net sell, yaitu selisih penjualan dan pembelian, sebesar Rp 391,99 juta. Total nilai transaksi 400 saham teratas mencapai Rp 11,26 triliun, sedangkan seluruh pasar berada di Rp 11,03 triliun. Indeks LQ45 menguat 0,82% ke 632,28 dan IDX30 naik 0,80% ke 353,73, menandakan sentimen yang meluas ke saham menengah.

Ringkasan Cepat

  • IHSG berada di 6.401,89 (naik 100,12 poin/1,59%) pada pukul 09:20 WIB; level ini sama dengan penutupan resmi 14 Agustus 2026.
  • TPIA memimpin nilai transaksi sebesar Rp 857,90 juta, diikuti CUAN dengan Rp 848,47 juta. Kedua saham ini berada di atas rata-rata transaksi sesi.
  • Dari 400 saham yang dipantau dari total 834 saham aktif, 214 saham naik dan 117 turun, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 11,03 triliun.
  • Sektor Non-Energy Minerals mendominasi daftar teramai: TINS naik 4,57%, ANTM naik 2,33%, dan BUMI naik 1,69%. Ketiganya berkaitan dengan harga komoditas tambang.
  • Net asing seluruh pasar tercatat sebesar Rp -391,99 juta, menandakan aliran dana keluar dari pasar.

Saham Paling Ramai di Awal Perdagangan

TPIA dan CUAN di Puncak Transaksi

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memimpin dengan nilai transaksi Rp 857,90 juta, diikuti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebesar Rp 848,47 juta. Kedua saham ini turun masing-masing 2,43% ke harga Rp 2.010 dan 1,79% ke Rp 825. Fenomena ini menunjukkan bahwa volume transaksi tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan kenaikan harga, yang bisa disebabkan aksi profit-taking setelah pergerakan sebelumnya.

Bank-Bank Besar dan Perusahaan Tambang Juga Masuk Daftar

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menempati posisi kelima dengan nilai Rp 369,70 juta, diikuti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp 367,60 juta. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga masuk delapan teratas, masing-masing dengan nilai Rp 361,65 juta dan Rp 316,65 juta. Adanya empat saham perbankan dalam daftar teramai menandakan likuiditas yang kuat di sektor keuangan.

Delapan saham dengan nilai transaksi tertinggi di pembukaan perdagangan 17 Agustus 2026 pukul 09:20 WIB. Sumber: data IDX via TradingView (tertunda sekitar 10 menit).
Kode Nama Sektor Harga (Rp) Perubahan (%) Nilai Transaksi (Rp Juta)
TPIA PT Chandra Asri Pacific Tbk Process Industries 2.010 -2,43 857,90
CUAN PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk Non-Energy Minerals 825 -1,79 848,47
DSSA PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Energy Minerals 1.005 +1,52 552,31
TINS PT TIMAH (Persero) Tbk Non-Energy Minerals 3.890 +4,57 522,02
BBRI PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Finance 3.120 +0,32 369,70
BUMI PT Bumi Resources Tbk Non-Energy Minerals 181 +1,69 367,60
BBCA PT Bank Central Asia Tbk Finance 6.350 -0,39 361,65
BMRI PT Bank Mandiri Tbk Finance 4.170 +0,97 316,65

Pergerakan IHSG dan Indeks Pendukung

IHSG Naik 1,59% ke Level Sama dengan Penutupan Kemarin

Indeks Komposit (IHSG) dibuka di 6.296,59 dan bergerak ke 6.401,89 pukul 09:20 WIB, atau naik 100,12 poin (1,59%). Level ini setara dengan penutupan resmi 14 Agustus 2026. Indeks mencatat high 6.401,89 dan low 6.267,41. IHSG adalah indeks penutupan harga saham terbesar di Indonesia, sedangkan LQ45, IDX30, dan Kompas100 adalah indeks terpilih yang menampilkan 45, 30, dan 100 saham likuid terbesar berturut-turut.

LQ45 dan IDX30 Ikut Menguat

Indeks LQ45 berada di 632,28 (naik 5,12 poin/0,82%) dan IDX30 berada di 353,73 (naik 2,79 poin/0,80%). Kompas100 juga naik 0,72% ke 829,07. Ketiga indeks pendukung menunjukkan arah positif yang konsisten di sektor kapitalisasi besar dan menengah, dengan level harian masing-masing 633,13, 354,13, dan 831,10. Pergerakan serentak ini menandakan sentimen pasar yang luas, bukan hanya dipicu oleh segelintir saham besar.

Top Gainer dan Loser: Dinamika Harian yang Jelas

ENRG Memimpin dengan Kenaikan 32,57%

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatat kenaikan terbesar sebesar 32,57% ke harga Rp 1.255 dari nilai transaksi Rp 116,24 juta. Dua saham lain juga melonjak di atas 20%: PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) naik 25,00% dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 20,00%. PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) juga menorehkan keuntungan 15,91%. Sektor Energy Minerals dan Industrial Services mendominasi daftar top gainer pada pagi ini, seiring kenaikan harga komoditas energi global.

BAIK Anjlok 14,85%, Disusul BABY dan BACH

PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) turun paling dalam sebesar 14,85% ke harga Rp 390 dari nilai transaksi Rp 65,41 juta. PT Multitrend Indo Tbk (BABY) turun 14,71% ke Rp 232, dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) turun 8,63% ke Rp 466. PT MD Entertainment Tbk (FILM) juga turun 3,23%, menandakan tekanan di sektor consumer services dan distribution services pada sesi pembukaan.

Arus Dana Asing dan Respons Pasar Domestik

Net Asing Keluar Rp 391,99 Juta

Agregat net asing seluruh pasar tercatat sebesar Rp -391,99 juta, menandakan aliran dana keluar (outflow) dari investor asing. Meskipun demikian, IHSG tetap naik 1,59%, menunjukkan bahwa investor domestik menutupi beban penjualan asing. Breadth positif, yaitu kondisi jumlah saham naik melebihi jumlah saham turun, menjadi indikator bahwa dana internal tetap masuk ke sektor perbankan, pertambangan, dan komunikasi.

Tren Pencarian: Tak Ada Topik Pasar Modal Trending Hari Ini

Data Google Trends per 17 Agustus 2026 untuk wilayah Indonesia menunjukkan tidak ada topik pencarian yang secara langsung menyangkut pasar modal atau instrumen investasi. Trending umum hari ini didominasi oleh peristiwa global seperti flightradar24 dan berita hiburan, serta topik lokal seleksi sekolah kedinasan Poltekpin yang diprediksi pencarian lebih dari 2.000 kali. Pengguna media sosial dan pencari internet tidak menyoroti pergerakan bursa atau saham individual pada pagi ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa level IHSG saat ini dan bagaimana perbandingannya dengan penutupan kemarin?

Pada pukul 09:20 WIB, IHSG berada di 6.401,89, naik 100,12 poin (1,59%) dari pembukaan hari ini di 6.296,59. Level ini sama persis dengan penutupan resmi 14 Agustus 2026. Artinya, dari penutupan bursa sebelumnya hingga pembukaan hari ini, IHSG bergerak flat sebelum rebound ke level saat ini.

Mengapa IHSG naik walau TPIA dan CUAN turun?

TPIA dan CUAN memang teramai, masing-masing turun 2,43% dan 1,79%. Namun kenaikan IHSG 1,59% didorong oleh TINS (+4,57%), BUMI (+1,69%), ISAT (+2,83%), dan ANTM (+2,33%). Dari 400 saham terpantau, 214 naik melawan 117 turun, sehingga breadth positif menutupi tekanan dari dua saham teramai yang turun.

Bagaimana kinerja indeks pendukung LQ45 dan IDX30?

LQ45 berada di 632,28 (naik 5,12 poin/0,82%) dan IDX30 di 353,73 (naik 2,79 poin/0,80%). Keduanya bergerak seiring IHSG, dengan high harian 633,13 dan 354,13. Kompas100 juga naik 0,72% ke 829,07. Indeks pendukung menegaskan arah positif di kapitalisasi besar dan menengah.

Metodologi dan Sumber Data

Data penutupan resmi 14 Agustus 2026 diambil dari Index Summary dan Trading Summary yang dirilis Bursa Efek Indonesia (IDX). Data intraday hari ini disediakan oleh TradingView dengan keterangan tertunda sekitar 10 menit sejak pukul 09:20 WIB, sehingga bukan merupakan penutupan resmi. Angka nilai transaksi dan peringkat saham hanya melibatkan 400 saham teratas yang dipantau dari total 834 saham aktif di bursa. Net asing dihitung berdasarkan agregat seluruh pasar tanpa rincian per emiten atau sekuritas.

Artikel ini hanya untuk informasi pasar dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Investasi pasar modal memiliki risiko. Selalu lakukan analisis mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 14 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.