CSMI Naik 34,68% ke 167, Nilai Transaksi Rp 44,59 Miliar

Grafik pergerakan harian CSMI enam sesi terakhir — grafik CSMI — Perubahan Harian 6 Sesi Terakhir (%), sumber data IDX 21 Agustus 2026

Poin utama:

  • CSMI naik 34,68% ke Rp 167 pada penutupan 21 Agustus 2026
  • Nilai transaksi CSMI mencapai Rp 44,59 miliar pada hari kenaikan
  • Net asing pada CSMI catat Rp 1,69 miliar pada 21 Agustus
  • CSMI breakout dari rentang 119-128 setelah lima sesi sideways
  • PSKT dan TMPO juga naik tajam di sektor Consumer Services

Emiten CSMI menutup perdagangan 21 Agustus 2026 di harga Rp 167 per saham, naik 34,68% dari penutupan sebelumnya, dengan nilai transaksi sebesar Rp 44,59 miliar. Kenaikan tajam itu terjadi saat IHSG menguat 24,11 poin (0,37%) ke 6.525,69 pada hari yang sama.

Ringkasan Cepat

  • CSMI menguat 34,68% ke Rp 167 per saham pada penutupan 21 Agustus 2026.
  • Nilai transaksi CSMI mencapai Rp 44,59 miliar pada hari itu.
  • Aliran dana asing pada CSMI mencatat net buy Rp 1,69 miliar pada 21 Agustus.
  • IHSG intraday tercatat 6.501,67 (-0,37%) pada pukul 16:28 WIB; angka ini tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi.
  • Penutupan resmi IDX terakhir adalah 21 Agustus 2026, dengan IHSG di 6.525,69 (+0,37%).

Besaran Pergerakan CSMI Hari Ini

CSMI mencatat kenaikan paling signifikan di antara saham aktif pada 21 Agustus 2026. Harga penutupan naik 34,68% ke Rp 167 dari penutupan sebelumnya, sementara nilai transaksi melonjak drastis menjadi Rp 44,59 miliar dibandingkan rata-rata Rp 5-14 miliar dalam lima sesi sebelumnya. Perpindahan harga sebesar 43 poin dalam satu hari terjadi di tengah pasar yang mencatat total nilai transaksi seluruh pasar sebesar Rp 15,35 triliun, dengan 832 saham aktif di mana 332 saham naik dan 314 saham turun. Arus dana asing bersih untuk seluruh pasar pada hari itu tercatat positif sebesar Rp 1,00 triliun, memberikan latar belakang likuiditas yang memadai untuk menampung kenaikan saham individual seperti CSMI. Lonjakan tajam ini menempatkan CSMI pada posisi yang sangat diferensiasi dibandingkan pergerakan umum pasar yang lebih terkontrol.

Bagaimana Pergerakan CSMI Beberapa Sesi Terakhir

Kenaikan 34,68% pada 21 Agustus 2026 merupakan pembalikan tren yang drastis setelah lima sesi pergerakan fluktuatif di kisaran harga 119 hingga 128. Pada 13 Agustus, CSMI menutup di 119, turun 5,56%, dengan nilai transaksi Rp 5,83 miliar dan dana asing keluar sebesar Rp -145,2 juta. Hari berikutnya, saham ini rebound 5,88% ke 126 meskipun dana asing masih sedikit keluar Rp -5,0 juta. Pada 18 Agustus, CSMI kembali turun 1,59% ke 124 dengan dana asing keluar Rp -142,0 juta. Sesi 19 Agustus menunjukkan pemulihan 3,23% ke 128 yang disertai masuknya dana asing Rp 321,5 juta, tetapi pada 20 Agustus saham ini kembali turun 3,12% ke 124 dengan dana asing masuk terbatas Rp 78,5 juta. Pola ini menunjukkan bahwa sebelum 21 Agustus, CSMI bergerak dalam rentang sempit tanpa arah yang jelas, dengan volatilitas tinggi namun tanpa tren yang kuat. Lonjakan 34,68% ke 167 pada 21 Agustus kemudian memutus pola konsolidasi tersebut, dengan nilai transaksi melonjak menjadi Rp 44,59 miliar—lebih dari dua kali lipat dari sesi terbesar sebelumnya. Volume perdagangan juga melonjak menjadi 288.849.300 saham dari 33.161.300 saham pada 20 Agustus, menandakan partisipasi beli yang sangat masif. Perubahan ini menggeser technical setup dari sideways range menjadi breakout penguat yang menembus resistance di level 128.

Sumber: IDX Trading Summary, data per 21 Agustus 2026 (penutupan resmi)
Tanggal Penutupan Perubahan % Nilai Transaksi Net Asing
13 Agustus 119 -5,56% Rp 5,83 miliar Rp -145,2 juta
14 Agustus 126 +5,88% Rp 14,15 miliar Rp -5,0 juta
18 Agustus 124 -1,59% Rp 9,55 miliar Rp -142,0 juta
19 Agustus 128 +3,23% Rp 2,42 miliar Rp 321,5 juta
20 Agustus 124 -3,12% Rp 4,31 miliar Rp 78,5 juta
21 Agustus 167 +34,68% Rp 44,59 miliar Rp 1,69 miliar

Apakah Ini Isu Satu Saham atau Satu Sektor

CSMI termasuk dalam sektor Consumer Services, yang mencatat dinamika heterogen pada 21 Agustus 2026. Dua saham sektor tersebut, PSKT dan TMPO, juga mencatat kenaikan dua digit, masing-masing 17,27% ke Rp 258 dengan nilai transaksi Rp 23,60 miliar dan 13,33% ke Rp 187 dengan nilai transaksi Rp 19,20 miliar. Kedua saham tersebut berada di antara pergerakan paling signifikan di sektor Consumer Services pada hari itu, mengindikasikan bahwa kelompok saham tersebut menarik perhatian besar dari pelaku pasar. Di sisi lain, MDIA turun 10% ke Rp 252 dengan nilai transaksi Rp 9,10 miliar dan BAIK turun 5,06% ke Rp 300 dengan nilai transaksi Rp 17,15 miliar. Adanya dua saham sektor yang kuat dan dua saham yang melemah menunjukkan bahwa kenaikan CSMI memiliki karakteristik yang lebih spesifik pada emiten tersebut, meskipun sektor Consumer Services secara keseluruhan juga menjadi focal point. Tidak seluruh anggota sektor yang ikut naik, sehingga data ini tidak mendukung thesis adanya isu sektor yang menyeluruh. Fokus pasar tampaknya terpusat pada emiten-emiten tertentu dalam sektor Consumer Services yang memiliki likuiditas tinggi dan pergerakan harga tajam.

Aliran Dana Asing pada CSMI

Aliran dana asing pada CSMI mencatat net buy Rp 1,69 miliar pada 21 Agustus 2026, menjadi angka positif terbesar dan mencolok dalam riwayat enam sesi terakhir. Dalam lima sesi sebelumnya, dana asing cenderung keluar dengan net sell Rp -145,2 juta pada 13 Agustus dan Rp -142,0 juta pada 18 Agustus. Pada 14 Agustus, transaksi asing masih menunjukkan net sell minimal Rp -5,0 juta meskipun harga saham naik 5,88%. Hanya pada 19 Agustus dan 20 Agustus terjadi net buy terbatas, masing-masing Rp 321,5 juta dan Rp 78,5 juta. Kenaikan Rp 1,69 miliar pada 21 Agustus menunjukkan masuknya dana asing dalam jumlah signifikan yang menyokong lonjakan harga 34,68%. Perubahan sikap dari net seller menjadi net buyer yang kuat pada hari kenaikan tajam ini mengindikasikan bahwa pelaku asing melihat peluang pada emiten tersebut. Namun, perlu diingat bahwa data aliran dana hanya mencakup satu hari dan tidak dapat ditafsirkan sebagai tren jangka panjang. Dana asing dapat masuk dan keluar dengan cepat tergantung kondisi pasar global dan sentimen domestik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa persen kenaikan saham CSMI pada penutupan 21 Agustus 2026?

Saham CSMI menutup di harga Rp 167 per saham pada 21 Agustus 2026, naik 34,68% dari penutupan sesi sebelumnya. Nilai transaksi pada hari itu mencapai Rp 44,59 miliar, dengan aliran dana asing bersih sebesar Rp 1,69 miliar. Pergerakan ini merupakan lonjakan terbesar dalam enam sesi terakhir berdasarkan data yang tersedia.

Bagaimana pola pergerakan CSMI sebelum lonjakan 34,68%?

Dalam lima sesi sebelum 21 Agustus, CSMI bergerak fluktuatif di kisaran harga 119 sampai 128 tanpa arah yang jelas. Saham ini sempat turun 5,56% ke 119 pada 13 Agustus, naik 5,88% ke 126 pada 14 Agustus, turun 1,59% ke 124 pada 18 Agustus, naik 3,23% ke 128 pada 19 Agustus, lalu turun 3,12% ke 124 pada 20 Agustus sebelum akhirnya melonjak 34,68% ke 167 pada 21 Agustus. Pola ini menunjukkan konsolidasi sideways sebelum pembalikan tren yang tajam.

Apakah kenaikan CSMI disertai oleh rekan sektor Consumer Services lainnya?

Ya, dua saham lain di sektor Consumer Services juga naik tajam pada 21 Agustus, yaitu PSKT naik 17,27% ke Rp 258 dengan nilai transaksi Rp 23,60 miliar dan TMPO naik 13,33% ke Rp 187 dengan nilai transaksi Rp 19,20 miliar. Namun, MDIA turun 10% ke Rp 252 dan BAIK turun 5,06% ke Rp 300, sehingga kenaikan CSMI tidak diikuti seluruh anggota sektor tersebut.

Metodologi dan Sumber Data

Data pergerakan saham CSMI diambil dari laporan resmi IDX Trading Summary untuk penutupan 21 Agustus 2026. Data historis lima sesi sebelumnya juga disusun berdasarkan laporan harian IDX yang mencakup harga penutupan, persentase perubahan, nilai transaksi, dan aliran dana asing. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) intraday per 24 Agustus 2026 pukul 16:28 WIB bersumber dari TradingView dengan keterangan tertunda sekitar 10 menit dari data real-time dan bukan merupakan penutupan resmi. Penutupan resmi IDX terakhir yang tercatat adalah 21 Agustus 2026 dengan IHSG di 6.525,69. Artikel ini hanya melaporkan besaran pergerakan, riwayat harga, nilai transaksi, dan aliran dana asing tanpa analisis penyebab atau rekomendasi investasi. Data yang disajikan terbatas pada periode yang tercatat dan tidak mencakup informasi korporasi, rumor, atau proyeksi masa depan. Semua angka disajikan sesuai satuan resmi dari data sumber tanpa konversi.

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan ajakan beli atau jual saham. Pasar modal memiliki risiko tinggi; investor dapat mengalami kerugian. Selalu lakukan riset mandiri atau konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga

Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 21 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.


2 thoughts on “CSMI Naik 34,68% ke 167, Nilai Transaksi Rp 44,59 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bergabung dengan Organisasi Info A1 gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun bersama 7000+ anggota lainnya.