Poin utama:
- IHSG berada di 6.471,20 naik 1,21% pada pukul 10:50 WIB, 20 Agustus 2026.
- Penutupan resmi terakhir (19/08) di 6.394,12, turun 0,86% atau 55,70 poin.
- MLPT menjadi top gainer dengan kenaikan 21,32% ke harga Rp 1.565.
- 248 saham naik dan 88 turun dari 400 saham dipantau di sesi pagi.
- Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,18 triliun.
IHSG pada pukul 10:50 WIB hari ini, Rabu 20 Agustus 2026, berada di level 6.471,20 atau naik 1,21% sebesar 77,08 poin dari penutupan resmi 19 Agustus 2026 yang tercatat di 6.394,12. Data ini tertunda sekitar 10 menit dan bukan penutupan resmi. Perdagangan pagi berlangsung dengan 248 saham naik dan 88 turun dari 400 saham dipantau.
Ringkasan Cepat
- IHSG naik 1,21% ke 6.471,20 pada pukul 10:50 WIB (20/08), data tertunda 10 menit.
- Penutupan resmi sebelumnya (19/08) di 6.394,12, turun 0,86% atau 55,70 poin.
- MLPT menjadi top gainer dengan kenaikan 21,32% ke harga Rp 1.565 per saham.
- 248 saham naik dan 88 turun dari 400 saham dipantau di sesi pagi.
- Arus net asing tercatat minus Rp 470,59 miliar.
Konteks Penutupan Sebelumnya
Pada penutupan perdagangan 19 Agustus 2026, IHSG ditutup di level 6.394,12, turun 55,70 poin atau 0,86%. Pergerakan ini didukung oleh melemahnya beberapa saham besar di sektor consumer goods dan transportasi. Total nilai transaksi pada hari sebelumnya tercatat di atas Rp 12 triliun. Saham FAST menjadi top loser setelah anjlok 14,72% ke Rp 452, diikuti TCPI yang turun 11,76% ke Rp 2.700. BYAN juga mengalami penurunan 9,41% ke Rp 15.650. Kejadian ini menciptakan tekanan pada awal perdagangan 20 Agustus sebelum pasar membalikkan arah ke zona positif.
IHSG Menguat di Tengah Sesi Pagi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif di tengah perdagangan sesi pagi. Indeks utama bursa saham Indonesia itu naik 77,08 poin dari penutupan sebelumnya, dengan level tinggi 6.486,85 dan rendah 6.444,40. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 11.246,15 triliun. Perkembangan ini terjadi meskipun penutupan resmi 19 Agustus 2026 masih berada di 6.394,12, yang merupakan penurunan 55,70 poin atau 0,86% dari penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan ini menunjukkan adanya pemulihan setelah tekanan penutupan sehari sebelumnya. IHSG membuka di level 6.447,25 dan mencapai tinggi 6.486,85 dalam sesi pagi. Indeks ini berada di atas titik 6.400 pada pukul 10:50 WIB, yang merupakan level psikologis penting bagi pasar. Jika tren ini berlanjut hingga penutupan, IHSG berpotensi menutup di atas 6.450 untuk pertama kalinya dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan ini juga didukung oleh kenaikan di sektor Non-Energy Minerals yang menjadi penyumbang utama nilai transaksi.
Indeks Lainnya
Indeks LQ45 menguat 1,32% ke 635,76 dengan level tinggi 636,37 dan rendah 631,76. IDX30 naik 1,01% ke 354,47, sedangkan KOMPAS100 melonjak 1,48% ke 837,39. Ketiga indeks tersebut menunjukkan sentimen positif yang seragam di pasar saham Indonesia pada sesi pagi ini. Indeks KOMPAS100 mencatat kenaikan terbesar di antara keempat indeks utama, diikuti oleh LQ45 yang juga menunjukkan kuatnya pergerakan saham berkapitalisasi menengah ke besar.
Saham Paling Garang di Sesi Pagi
Daftar top gainer sesi pagi dipenuhi oleh perusahaan dengan spektrum sektor yang beragam, mulai dari teknologi, keuangan, hingga pertambangan. MLPT dari sektor Technology Services memimpin dengan kenaikan 21,32% ke harga Rp 1.565. Diikuti oleh BIPP (+19,05% ke Rp 75) dari sektor Finance dan PSAB (+16,04% ke Rp 615) dari Non-Energy Minerals. KETR (+15,70% ke Rp 700) dan BRRC (+15,62% ke Rp 74) melengkapi peringkat lima teratas. MDIA yang juga termasuk dalam daftar saham paling aktif juga masuk top gainer dengan kenaikan 13,82% ke Rp 280.
Pergerakan MLPT yang naik lebih dari 20% menarik perhatian karena merupakan saham dengan capitalisasi kecil. Kenaikan ini didorong oleh volume transaksi sebesar Rp 25,30 miliar. PSAB yang juga termasuk dalam daftar saham paling aktif menunjukkan bahwa saham sektor mineral mendapatkan perhatian khusus dari investor. COIN dari sektor Miscellaneous juga mencatat kenaikan 13,48% ke Rp 800, menambah variasi sektor di daftar top gainer.
| Kode | Nama | Harga (Rp) | Perubahan (%) | Nilai Transaksi |
|---|---|---|---|---|
| MLPT | PT Multipolar Technology Tbk | 1.565 | 21,32 | Rp 25,30 miliar |
| BIPP | PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk Class A | 75 | 19,05 | Rp 13,96 miliar |
| PSAB | PT J Resources Asia Pasifik Tbk | 615 | 16,04 | Rp 156,23 miliar |
| KETR | PT Ketrosden Triasmitra Tbk | 700 | 15,70 | Rp 75,47 miliar |
| BRRC | PT Raja Roti Cemerlang Tbk | 74 | 15,62 | Rp 8,49 miliar |
| PYFA | PT Pyridam Farma Tbk | 246 | 14,95 | Rp 20,21 miliar |
| MDIA | PT Intermedia Capital Tbk | 280 | 13,82 | Rp 278,35 miliar |
| COIN | PT Indokripto Koin Semesta Tbk | 800 | 13,48 | Rp 64,05 miliar |
Keterangan Top Gainer
MDIA yang juga termasuk dalam daftar saham paling aktif juga masuk top gainer dengan kenaikan 13,82% ke Rp 280. Diversifikasi sektor pada daftar top gainer menunjukkan bahwa sentimen positif tidak hanya terfokus pada satu industri. Perusahaan Technology Services mendominasi posisi teratas, diikuti oleh Finance dan Non-Energy Minerals.
Sektor Non-Energy Minerals Dominasi Transaksi
Sektor Non-Energy Minerals menjadi yang paling ramai diperdagangkan berdasarkan nilai transaksi saham. AMMN menempati posisi teratas dengan nilai transaksi Rp 474,50 miliar, disusul BRMS (Rp 320,47 miliar) dan ANTM (Rp 271,49 miliar). BUMI juga masuk dalam daftar sepuluh teratas dengan nilai Rp 177,17 miliar. MDIA dari sektor Consumer Services menempati posisi kelima dengan nilai transaksi Rp 278,35 miliar. Total nilai transaksi seluruh pasar mencapai Rp 12,18 triliun, dengan 400 saham teratas menyumbang Rp 6,37 triliun.
Arus Modal Asing
Arus net asing di seluruh pasar tercatat minus Rp 470,59 miliar, menunjukkan bahwa investor asing masih melakukan penjualan bersih. Meskipun IHSG menguat dan banyak saham naik, arus modal asing yang negatif tetap menjadi catatan penting. Fenomena ini biasa terjadi saat pasar dalam fase pemulihan jangka pendek. Investor domestik tampak menyerap tekanan penjualan asing dengan membeli saham-saham sektor mineral dan teknologi, yang menjadi penyebab utama kenaikan pada beberapa saham top gainer.
Tren Pencarian di Google
Berdasarkan Google Trends Daily Search Trends untuk Indonesia pada 20 Agustus 2026, tidak ada topik trending yang menyangkut pasar modal atau saham. Pencarian yang populer hari ini lebih banyak berkaitan dengan berita kecelakaan tol di Batang-Semarang, isu pendidikan terkait ijazah, serta pertandingan Major League Soccer. Kondisi ini menandakan bahwa faktor eksternal seperti berita sosial dan olahraga masih mendominasi perhatian publik dibandingkan dengan perkembangan pasar modal. Pasar saham belum menjadi bagian dari percakapan utama masyarakat Indonesia pada hari ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana pergerakan IHSG di tengah sesi pagi?
IHSG berada di level 6.471,20 atau naik 1,21% sebesar 77,08 poin pada pukul 10:50 WIB, 20 Agustus 2026, dari penutupan resmi 19 Agustus 2026 di 6.394,12. Data ini tertunda sekitar 10 menit dan bukan merupakan angka penutupan resmi. Indeks utama bursa saham Indonesia tersebut menguat meskipun penutupan sebelumnya masih berada di bawah level 6.400 poin.
Saham apa saja yang menjadi top gainer di sesi pagi?
MLPT memimpin kenaikan sebesar 21,32% ke harga Rp 1.565, diikuti BIPP (+19,05% ke Rp 75), PSAB (+16,04% ke Rp 615), KETR (+15,70% ke Rp 700), dan BRRC (+15,62% ke Rp 74). Kelima saham tersebut tercatat dalam daftar top gainer sesi pagi menurut data TradingView. Dominasi sektor teknologi, keuangan, dan mineral menunjukkan diversifikasi pergerakan saham di tengah pasar.
Berapa jumlah saham yang naik dan turun hari ini?
Berdasarkan data 400 saham dipantau di sesi pagi, tercatat 248 saham naik dan 88 saham turun. Total ada 830 saham aktif diperdagangkan di pasar reguler. Dengan demikian, saham yang mengalami kenaikan masih meliputi lebih dari dua pertiga dari saham yang terpantau. Data ini berasal dari 400 saham yang dipantau oleh IDX selama sesi pagi perdagangan.
Metodologi dan Sumber Data
Data indeks saham dan nilai transaksi diambil dari laporan Trading Summary IDX yang disarankan melalui TradingView pada pukul 10:50 WIB, 20 Agustus 2026. Data tersebut memiliki keterlambatan sekitar 10 menit dari kondisi pasar yang sebenarnya. Penutupan resmi terakhir yang tercatat adalah per tanggal 19 Agustus 2026. Semua angka nilai transaksi telah diformat dalam satuan Rupiah dengan pembagian triliun dan miliar sesuai standar penulisan angka Indonesia. Data tren pencarian berasal dari Google Trends Daily Search Trends dengan geo target Indonesia. Artikel ini tidak merekomendasikan kegiatan jual beli saham.
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi umum dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Investasi saham mengandung risiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum mengambil keputusan investasi. Data pasar dapat berubah sewaktu-waktu.
Baca juga
- MDIA Pimpin Transaksi Pembukaan Rp 278,35 M, IHSG di 6.470,88
- Infrastruktur +0,43% Tertinggi di Antara Sektor, IHSG Ditutup 6.394,12
- DSSA Pimpin Nilai Transaksi Rp 531,17 M, IHSG Ditutup 6.394,12
- FAST Tergelincir 14,72% di Sesi Kedua, IHSG Melemah ke 6.394,12
Data dalam artikel ini bersumber dari publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk perdagangan 19 Agustus 2026, diolah redaksi Info A1. Artikel disusun otomatis dari data pasar dan ditinjau ulang berdasarkan aturan editorial infoa1.org.

One thought on “MLPT Naik 21,32% dan PSAB 16,04%, IHSG Menguat 1,21% ke 6.471,20”